"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 7 December 2018

Ratusan Kader PMII Jember Gelar Demo Tolak Penambangan Emas

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam indonesia (PMII) Jember Jum'at (7/12/2018) gelar demo mendesak Pemerintah segera selesaikan persoalan izin tambang Emas Silo.

Hal itu mereka sampaikan agar kasus ini tidak terus berlarut-larut dan tidak ada kesalah pahaman pada masyarakat. "Kita meminta pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera menyelesaikan perosalan ini,  Karena itu menyangkut hajat hidup orang banyak," Ujar Korlap Aksi, Fery F Fadillah  di Depan Pemkab Jember.

Menurutnya, masyarakat tidak menginginkan keberadaan tambang emas di Silo, karena mayoritas mata pencaharian warga masyarakat setempat adalah petani. "Untuk itu masyarakat menolak keras adanya ekploitasi pertambangan itu, " teriaknya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Pemkab Jember, Anas Ma'ruf menjelaskan, kewenangan atas izin usaha pertambangan itu ada di pada Provinsi dan Pusat. Namun, sesuai keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), lelang harus melibatkan pemerintah daerah setempat.

“Namun, hingga saat ini tidak ada proses pelelangan itu, sehingga, dengan demikian tidak seorang pun bisa berandai-andai dengan persoalan perizinan usaha tambang emas di Silo. Karena yang paling berwenang adalah provinsi dan pusat”, jelasnya.

Dengan demikian sikap Pemkab Jember, kata Anasm  sama yang disuarakan masyarakat. “Surat keberatan, tertulis, (17/9/2018) Bupati Jember, kepada Gubernur Jatim Soekarwo, tembusan Menteri ESDM Ignasius Jonan,  untuk antisipasi, kembali berkirim surat tanggal (24/9/2018) agar tidak dilakukan lelang," tegasnya. 

Tampak puluhan personil Polres  Jember turun ke lokasi ikut mengamankan jalannya Aksi, bahkan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH, tenangkan Aksi Demo tolak tambang blok Silo. Dalam kerumunan pendemo Kusworo menyampaikan, agar para peserta aksi tidak melakukan tindakan anarkis.

"Aksi demontrasi memang dibolehkan dan dilindungi oleh UU namun akan tetapi kita jangan sampai ada melakukan perusakan, apa lagi semua tokoh dan Pemkab Jember Bupati juga satu kata menolak tambang blok Silo." tandas Kapolres Jember. (yond/edw).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: