"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 9 January 2019

Kabupaten Jember Bakal dilewati Ruas Tol Trans Jawa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pemkab Jember menyampaikan ucapan terima kasih atas rencana penambahan ruas jalan tol untuk Kabupaten Jember dalam pembangunan jalan tol trans Jawa.

“Sebelumnya, Jember tidak masuk sebagai salah satu ruas jalan tol penghubung pulau Jawa ini”, kata Bupati Jember, dr Hj Faida, MMR, didampingi dan Wabupb Drs KH Abdul Muqit Arief, saat ke kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Rabu (9/1/2019) sore.

“Kami mewakili masyarakat Jember sangat berterimakasih dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo dan Kementerian PUPR, karena memang jalan tol yang melewati Jember ini akan sangat membantu percepatan pembangunan,” kata bupati.

Menurutnya, Kabupaten Jember sebentar lagi akan menjadi bandara embarkasi haji yang akan mengakomodasi jamaah haji dan umroh dari enam kabupaten di sekitarnya. Potensi ini harus disinergikan dengan pembangunan infrastruktur jalan tol.

Jumlah jamaah haji dari Jember dan sekitarnya setiap tahun mencapai 8 ribu, 3 ribu diantaranya, jamaah haji dari Jember. Potensi industri dan pariwisata juga perlu ditunjang penambahan infrastruktur. “Potensi wisata kita tinggi, potensi industri, perkebunan, pertanian dan potensi yang lain juga cukup besar,” terangnya.

Jalan tol yang langsung terhubung dengan Jember akan mendorong perkembangan potensi tersebut sangat cepat, terutama jaringan dan peta pemasarannya.  “Sekali lagi, kita sampaikan terimakasih untuk rencana pembangunan ruas tol ini,” imbuh perempuan pertama Bupati Jember ini.

Rombongan bupati dan wakil bupati disambut hangat Kepala Badan Pelaksana Jalan Tol Kementerian PUPR, Herry TZ. Herry menjelaskan, pembangunan ruas tol trans Jawa ini adalah misi yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Harapannya, agar terjadi percepatan pertumbuhan perekonomian. “Secara teknis, sebelum dibangunnya ruas jalur tol di seluruh Indonesia, khususnya di era Presiden Jokowi, ada survei yang mendalam soal dampak dan potensi,” terang Herry.

Seperti halnya di Kabupaten Jember, lanjutnya, Kementerian PUPR mencari alternatif agar ruas jalan tol memudahkan masyarakat. “Kita nanti akan maping (pemetaan) mulai Situbondo, dengan jarak kurang lebih 50 km, dan mudah-mudahan ini bisa cepat selesai penelitiannya,” ungkapnya.

Kementerian juga akan mempelajari potensi-potensi yang dimiliki Jember dan daerah sekitar, terutama karena Jember bakal memiliki embarkasi haji dan umroh. Hal senada disampaikan Sekjen Kementerian PUPR, Prof. R. Dr. Ir. Anita Firmanti, MT yang turut menemui rombongan Bupati dan Wakil Bupati Jember.

“Kajian soal ruas jalan tol memang diarahkan untuk percepatan pembangunan di daerah, sehingga agenda ruas jalan tol Jember ini akan segera kita bahas secara menyeluruh bersama Bapak Menteri, dan apalagi potensinya memang cukup tinggi,” ujarnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: