"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 1 March 2019

Bupati Jember Pimpin Tim Reaksi Cepat Tambal Jalan Berlubang

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Usai memberangkatkan, Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, Jum’at, (1/3/2019) pimpin tim reaksi cepat untuk menutup jalan aspal berlubang di sejumlah titik.

Untuk merespon keluhan warga banyaknya jalan aspal yang berlubang. “Saya juga turun sendiri di lapangan bersama mereka,” kata bupati kepada sejumlah awak media usai memberikan pengarahan, kepada tim yang kini mendapatkan julukan Tim Jalan Lubang tersebut.

Menurut Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Yessiana Arifa ST M.Eng untuk rute awal perbaikan jalan aspal ini yakni Jalan Kalimantan, Mastrip, Riau, dan Jawa. “Untuk jalan tanggungan provinsi sudah dikoordinasikan, termasuk jalan nasional,” jelas Yessiana.

Di Jalan Mastrip, rombongan tim berhenti di dua tempat. Begitu keluar dari mobil dinasnya, Faida memberikan tanda di jalan aspal yang berlubang menggunakan cat semprot.  Selanjutnya, Tim Lubang Jalan menurunkan sejumlah peralatan dan aspal.

Sebelum ditambal, lubang jalan dibersihkan pakai kompresor. Jalan yang rusak dibongkar menggunakan check hammer. Setelah bersih, lubang itu disiram dengan aspal cair. Kemudian ditimbun aspal olahan yang telah disiapkan dalam beberapa karung. Selanjutnya diratakan, lalu dipadatkan menggunakan babby roller, Bupati juga tampak ikut meratakan aspal olahan.

Lebih jauh bupati mengungkapkan, setelah penambalan lubang jalan selesai, Pemkab Jember akan membuat pusat pengaduan (call centre) jalan berlubang yang mungkin terlewatkan oleh pantauan pengamat jalan. “Sehingga masyarakat juga bisa memanggil tim jalan berlubang melalui call centre,” jelasnya.

Kehadiran tim ini sedikit membuat arus lalulintas di Jalan Mastrip yang padat tersendat. Namun, petugas mampu mengatur dan tetap lancar. Salah seorang anggota tim bernama Pujo Wahyudi ditemui di lokasi pertama penambalan di Jalan Mastrip memberikan estimasi waktu pengerjaan. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: