"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 11 March 2019

Pemkab Jember Siapkan Klinik Konsultasi Kelola DD

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kepala desa memerlukan bantuan dan dukungan berupa klinik konsultasi yang diselenggarakan Inspektorat Jawa Timur dan Kabupaten Jember dalam mengelola Dana Desa (DD).

 Klinik konsultasi ini sangat diperlukan oleh pemerintah desa. Jadi, bagaimana mereka bisa tenang dengan informasi dan keterampilan yang cukup untuk mengawal penggunaan dana desa. Demikian disampaikan Bupati Jember dr Hj. Faida, MMR, di Aula PB Soedirman Pemkab Jember Senin, (11/3/2019).

Apabila dalam klinik konsultasi ini ditemukan penyalahgunaan dana desa maka segera ditindaklanjuti. “Jika itu fitnah, segera diklarifikasi. Jika ada temuan supaya segera ditindak lanjuti,” ujarnya.

Inspektorat Pembantu Propinsi Jawa Timur, Samsul Huda, SH, MSi, menyampaikan, jika ada pelanggaran dalam pengelolaan dana desa, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan penyelewengannya. Peningkatan anggaran dana desa rata-rata sekitar 300 juta per desa jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Inspektorat provinsi, lanjutnya, hanya punya kewenangan untuk melakukan monitoring evaluasi terhadap pengelolaan dana desa. “Di Permendagri kita tidak melakukan pemeriksaan, kita hanya melakukan monitoring,” jelasnya.

Kewenangan pemeriksaam DD itu ada di inspektorat kabupaten maupun di kecamatan. Wujud monitoring itu adalah kerjasama antara inspektorat propinsi / kabupaten dan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa). “Dengan klinik di Jember, tidak ada lagi perangkat desa yang terjerat permasalahan,” harapnya.

Samsul mengimbau, dana desa harus dikelola sesuai dengan ketentuan. Jika memang tidak tahu, bisa berkonsultasi, seperti inspektorat kabupaten maupun propinsi. “Harapan kami, dana desa bisa digunakan sesuai dengan ketentuan, sesuai dengan harapan masyarakat setempat,” katanya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: