"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 14 September 2019

Dua Belas Bacabup Jember Berebut Rekom PDI Perjuangan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sebanyak 12 dari 13 pendaftar, perebutkan Rekomendasi PDI Perjuangan kabupaten Jember, Jawa Timur, seorang gugur, karena hingga batas akhir penutupan penjaringan tidak mengembalikan berkas. 

Mereka yang mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang dibuka selama sembilan hari sejak Kamis - Sabtu (5-14/9/2019) ini, 11 orang berasal non kader, dengan latar belakang yang berbeda, seorang lainnya berasal dari Kader internal. Untuk Bacabup dari eksternal masing-masing dari Pengusaha, Birokrasi, Akademisi, mantan Ketua KPU, dan Aktivis Difabilitas. 

Menurut Ketua tim Penjaringan Widarto, bahwa selama dua hari, (15-16/92019) besok (hari ini; red) tim tujuh akan verifikasi dan validasi berkas, serta dokumennya. “Tanggal 16 malam dikirim ke DPD Jawa Timur untuk proses verifikasi dan validasi ulang, kemudian pada tanggal 23 September 2019 berkas harus sudah diserahkan ke DPP PDI Perjuangan.

Proses dilakukan, demi  kehati-hatian. “Proses itu kita atur sedemikian rupa hingga agak detail, kita tidak mau mengusung calon yang tidak memiliki militansi terhadap partai ataupun koalisi, belajar dari pengalaman dan sudah mengevaluasi secara menyeluruh dan mendalam, ditunggu saja prosesnya, kata Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Arif Wibowo, Sabtu (15/8/2019).

Untuk itu, lebih selektif dan cermat dalam penentuan siapa  calon Kepala Daerah yang akan diusung berdasarkan keputusan dari tingkat pusat. "Karena hal ini berpengaruh terhadap nasib rakyat di kabupaten / kota maupun provinsi. Untuk itu, tidak boleh gegabah, belajar dari pengalaman dan evaluasi. Kita terapkan sistem dan mekanisme cukup rigit," imbuh pria yang akrap disapa AW  ini.

Dalam ikhwal syarat calon, diatur pada peraturan partai No. 24 tahun 2018, dan disesuaikan mekanisme penjaringan dan penyaringan. "Kita cek, asesmen, sistem dan mekanisme, tes wawancara, mulai ideologi hingga rencana program perjuangan untuk rakyat, tes psikologi melihat karakter kepemimpinan, tes tulis, sekaligus merefleksi pengalamannya," tegasnya.

Tak hanya itu, pria yang juga Wakil Sekretaris Jenderal bidang Pemerintahan DPP PDI Perjuangan ini, menegaskan bahwa  calon kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah yang secara resmi diusung nanti, wajib hukumnya mengikuti sekolah partai. (eros)

Inilah 12 nama yang mengembalikan berkas
1.       Owner Rien Collection; Hendy Siswanto
2.       Kepala BPBD Jember; Rasyid Zakaria.
3.       Pengusaha Properti; Abdul Salam
4.       Pemikir Bugkarno; Ali Assegaf,
5.       Dosen Fisip Universitas Jember; Abdul Kholik Azhari
6.       Aktivis Difabel; Kusbandono.
7.       Sekretaris Banteng Muda Indonesia (BMI) Jember; Haidar Ulum
8.       Mantan Ketua AKD Jember; Zulkifli
9.       Mantan ketua KPU Jember; Ahmad Anis
10.   Panitera Pengadilan Agama  (PA) Jember; Abdul Rahman SH,
11.   Sekretaris DPC PDIP Perjuangan Jember; Bambang Wahjoe Sudjono
12.   Bupati Petahana dr Faida, MMR

Yang tidak mengembalikan berkas
Kepala Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jembe; Eko Heru Sunarso

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: