"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 5 September 2019

Mantan PU Bina Marga Daftar Penjaringan Cabup PDI Perjuangan Jember Perdana

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dihari Pertama, Mantan PU Bina Marga Jember daftar Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) dalam penjaringan DPC PDI Perjuangan Jember.

Pantauan media ini tampak Ir Rasyid Zakaria, didampingi timnya datang sekitar jam 11.00 wib, mereka langsung disambut oleh Tim penjaringan atau tim 7 diantaranya sekretaris DPC PDI Perjuangan, Bambang Wahjoe, Ketua Tim 7 Widarto, dan Juru Bicara Tim 7, Lukman Hakim serta anggota tim lainnya.  Rosyid juga merupakan satu-satunya calon pertama mendafkan diri sebagai calon Bupati melalui Partai.

Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang  (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (DPC) Perjuangan Jember, Bambang WahJoe, Proses penjaringan ini dibuka umum dan “Tanpa Mahar”, sehingga putra-putri terbaik bangsa berkesempatan mengabdikan diri sebagai pimpinan di Jember Pereode Tahun 2020 – 2024.

“Melalui penjaringan ini , kami ingin munculnya pemimpin yang dapat mensejahterakan rakyat Jember, dan mampu berada digarda terdepan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Inonesia (NKRI) dan Pancasila sebagai satu-satunya idiologi serta berani melawan radikalisme”, harapnya.

Sementara Rosyid menyampaikan bahwa keinginan menncalonkan menjadi bupati Jember ini muncul dari hati nurani yang paling dalam, semata-mata hanya ingin membangun Jember yang lebih baik, untuk itu dirinya datang guna mengambil formulir di hari pertama penjaringan PDI Perjuangan Jember ini

Bismilahirrahmanirohim,  Hari ini saya berniat dari hati nurani yang paling dalam, saya memilih, mengambil formulir pendaftaran dari PDI Perjuangan dan langsung nanti kami daftarkan setelah saya isi, dengan sungguh-sungguh. Demikian kata-kata pertama yang diucapkan sesaat usai  mengambil Formulir pendaftaran.

“Pilihan ini adalah persoalan hati,  kenapa saya memilih PDI Perjuangan sebagai perjuangan saya nanti mencalonkan bupati, dan Saya kader Nahdlatul Ulama (NU) pertama datang di Kantor PDI Perjuangan dan mengambil formulir, nanti langsung saya kembalikan setelah persyaratan administranya lengkap”, jelasnya.

Lebih lanjut Rasyid menjelaskan lantaran dipartai ini masih kurang, dirinya berharap nanti ada kowalisi semangka, berarti Ada Merah dan hijau.  “Jadi perjuangan saya selanjutnya mencari kawan dari partai-partai berbasis Nahdlatul Ulama, karena saya adalah kader NU, dan tidak menutup kemungkinan juga ada partai lain yang sevisi dengan PDI Perjuangan yang juga mau bergabung” katanya. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: