"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 18 February 2020

Hampir Terjadi Penculikan Anak di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Di salah satu desa di Kabupaten Jember hampir saja terjadi percobaan penculikan anak yang menimpa cucu Darminto yang masih berusia enam bulan, namanya Aqila Afra Intan, Sabtu 15 Februari 2020 pagi.

Aqila Afra Intan merupakan anak pertama dari pasangan suami istri (Pasutri) Indra permana seorang karyawan pabrik gula semboro dan Vinda Ganda Kusuma. Aksi percobaan penculikan putrinya berhasil digagalkan oleh sang ibunya, putri Darminto.

Darminto kepada MAJALAH-GEMPUR.Com di rumahnya menceritakan, waktu itu di rumah anaknya (Vinda) dalam keadaan sepi, menantunya (Indra lesmana) berangkat bekerja di PG semboro sekitar pukul 6.30 sementara itu dirinya bersama istrinya berangkat ke pasar mau belanja.

"Jadi, di rumah hanya tinggal cucu saya yang masih berusia 6 bulan, bersama ibunya dan saat itu ibunya bersih-bersih di dapur belakang dan anaknya (Aqila) di taruh ke tenot di ruang tamu dan posisi rumah sudah tertutup tetapi tidak di kunci," cerita Darminto.

Kemudian, sambungnya, ada orang laki – laki yang tak dikenal masuk dan membuka pintu, karena Vinda dengar ada orang masuk di kira neneknya yang datang atau tetangga sebelah, namun saat dipanggil tidak ada jawaban, sehingga Vinda keluar ke ruang tamu menghampiri.

Namun Alangkah kagetnya Vinda, Lanjut Darminto, ketika mendapati bayinya sudah tidak ada di tenot dan berada di gendongan laki tak dikenal, dengan spontan Vina menegor laki – laki dengan nada setengah menjerit, "Kamu siapa?...," teriak Vinda, dengan agak gugup lelaki itu menjawab, "Saya hanya mau nanya alamat mbak," kata laki – laki tersebut, "Alamat siapa? ..." timpal Vina dan lelaki itu pun menjawab, "Pak Toirin mbak", ucapnya.

“Mendengar jawaban yang janggal, Vinda pun makin curiga, Vinda merebut anaknya dari gendongan laki – laki tersebut sementara laki – laki itu lari keluar menuju arah timur dan tidak lama kemudian orang itu kembali ke arah barat dan berhenti di ujung jalan tepatnya di depan resto blumbang Asri dan di situ sudah menunggu mobil warna purtih, lalu tancap gas,” ungkapnya

Menurud Darminto, berdasarkan keterangan tetangga mobil itu berplat B, tapi nomornya tidak ingat dan mobil itu selama tiga hari terakhir ini memang mondar mandir di sekitar sini. "tapi masyarakat tidak curiga dan karena selama ini memang aman aman saja, sedangkan ciri - ciri orang itu laki laki muda kekar dan menurut anak saya kalau di lihat dari logatnya bukan orang jawa timur",terangnya.

“ Saya belum memang belum melapor, karena merasa gak enak, kalau waktu itu saya tahu jelas saya akan melaporkan, karena hanya anak saya yang tahu saya takut dikira bikin berita hoak.” Sambung Darminto mengakhiri. (RF/Eros).

Berita Terkait Kriminal

No comments: