"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 13 February 2020

KPU Jember Sosialisasi Pilkada 2020


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember melakukan sosialisasi Pemilu Kepala Daerah 2020 kepada ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Kamis 13 Februari 2020.



Acara tersebut dihadiri sekitar 500 KPM PKH Desa Wringinagung, Kepala Desa Wringinagung, Babinkamtibmas, Komisioner Panwascam Jombang, pendamping Keluarga Harapan dan tokoh masyarakat setempat.

Komisioner KPU Kabupaten Jember, Desi Anggraeni menyampaikan, pemilu yang akan dilaksankan pada bulan September mendatang, masyarakat tidak boleh golput atau tidak memilih, sebab memilih adalah hak rakyat yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya guna masa depan Kabupaten Jember yang lebih baik.

Sebagai masyarakat yang baik, sambung Desi, maka masyarakat tidak boleh apatis dengan pemilu dan harus mencari tahu para calon bupati yang akan berlaga dalam pemilu yang akan datang.

“Jangan cuek, harus peduli dan mulai mencari tahu siapa calon bupati tersebut. Pilihan anda harus sesuai dengan hati nurani, jangan mau disuruh-suruh, jangan memilih hanya karena diberi imbalan uang lima puluh ribu. Biasanya calon yang memberi uang untuk mencoblos adalah orang yang tidak bertanggungjawab, karena urusan selesai dengan jual beli,” kata Desi.

Rivisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Jombang, Fathul Amani dalam sambutanya menyampaikan, masyarakat juga menjadi bagian dalam pengawasan, sebab tanpa peran masyarakat pengawas pun akan mengalami kesulitan memperoleh informasi.

“Kami (Panwascam) membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk melaporkan atau memberi informasi tentang pelanggaran pemilu di sekitar kita, silahkan laporkan jika menemui itu (pelanggaran), agar kami bisa langsung tangani,” terngnya.

Sementara, salah satu pendamping PKH Kecamatan Jombang Woro Fatmawati merasa bersyukur dengan adanya sosialisasi ini, dia berharap masyarakat, khususnya penerima KPM PKH paham tentang pentingnya pemilu dan tidak terlibat dengan money politik. (*)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: