"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Wednesday, 19 February 2020

PMII Jember Ajak Komisariat INAIFAS Kencong Kembangkan Tradisi NU

Jember, MALAJAH-GEMPUR.Com. PC PMII Jember ajak Komisariat INAIFAS bersinergi dengan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Kencong kembangkan Tradisi NU.

Pasalnya PMII harus berterimakasih kepada Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), karena tanpa IPNU dan IPPNU tidak akan lahir PMII, tetapi IPNU dan IPPNU juga harus merelakan PMII karena saat ini PMII menjadi kader intelektual Nahdlatul Ulama.

Hal ini dia sampaikan Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII), Baijuri dalam sambutan pelantikan Pengurus Komisariat dan Rayon PMII Institut Agama Islam Al Falah Assuunniyyah (INAIFAS), Kencong di kantor desa Wonorejo.

“Sebenarnya perjuangan kita dengan NU itu sama, lahan nafas perjuangan, baik kerangka ideologi, perjuangan kebangsaan, kita senafas, tidak ada sekat diantara kita, karena kita lahir dari organisasi besar Nahdlatul Ulama” jelasnya Rabu (20/2/2020) malam.

Untuk itu  Baijuri, mengajak kepada komisariat dan rayon PMII, IPNU-IPPNU dan banom NU yang lain, untuk besama melawan radikalisme melalui perang identitas. Karena menurutnya, pemeluk faham radikalisme takut pada atribut-atribut ke NU an. 

Apalagi  saat ini banyak hal yang menjadi isu-isu transidental yang bisa menjerat apa yang menjadi kebangsaan kita. Hadirnya undang-undang onimbus law, juga rentan disenyelewengkan. “Nah, itu seharusnya menjadi wilayah kritik kita bersama,” harapnya.

Untuk itu Lanjut pemuda yang pernah menjabat Ketua PR Febi IAIN Jember ini, PMII dan banom NU harus membuat strategi dan rumusan agar penyebaran identitas ke NU an itu berjalan dengan maksimal sesuai harapan bersama.

“Oleh karena itu, kita harus merumuskan suatu format, semisal membangun kampung NU atau kampung aswaja, mengenalkan tokoh-tokoh NU sedini mungkin kepada generasi NU dengan cara menempel foto tokoh – tokoh NU di rumah masing-masing,” tegasnya.

Dalam acara ini, Baijuri melantik tiga kepengurusan PMII di INAIFAS secara bersama-sama, diantaranya Pengurus Komisariat, Pengurus Rayon Fakultas Ekonomi Binsis Islam (FEBI) dan Pengurus Rayon Tarbiyah.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik, saya berharap tidak ada ketimpangan, karana kita satu kesatuan, tidak ada istilah satu lebih menonjol. Saya juga berharap kerja-kerja gerakan bisa optimal dan progresif” ketua PK PMII INAIFAS kata Imam Taufik (oto/eros).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: