"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 20 February 2020

Diisukan Penculik Anak Di Jember, Pria ‘Gila' Asal Brebes Jateng Ini Dipulangkan

Kapolres Jember bersama Keluarga  korban yang diisukan penculik ana
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sempat di Bully, Pria Asal Kota Brebes, Jawa Tengah yang diisukan sebagai pelaku pencurian anak di Bangsalsari, Jember akhirnya dipulangkan.




“Pria tidak beridentitas (Nana Sukmana) awalnya ditangkap warga, lantaran dicurigai sedang membawa karung yang berisi pakaian ,” Kata Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono melalui Kapolsek Bangsalsari AKP I Putu Adi Kusuma, saat rilis di Mapolres Jember, Kamis (20/2/2020)

Namun ada informasi pria ini mengalami gangguan kejiawaan ‘Gila, lalu dilepas. Berselang beberapa hari, kemudian Nana ini kembali ditangkap warga dan sempat di bully. Warga juga sempat melihat postingan di media sosial Facebook, bahwa  orang ini sempat tertangkap di Desa Tugusari.

“Lalu warga akhirnya menangkap orang ini, karena digosipkan sebagai pelaku penculikan anak, pada Senin (16/2/2020). Orang ini sempat mengalami kekerasan oleh warga, dan warga membawa pelaku ke Mapolsek Bangsalsari,” tegasnya.

Kemudian Kepolisian Polsek Bangsalsari melaporkan kejadian ini ke Polres jember. Dimana saat ini Kapolres Jember yang baru menjabat masih beberpa hari, baru saja pindah tugas sebagai Kapolres brebes Jawa Tengah.

“Karena Kapolres yang baru pernah menjabat sebagai kapolres brebes, akhirnya menghubungi Polres Brebes agar menghubungi kelurganya. Baru hari ini didampingi  pihak kepolisian Brebes, keluarganya melakukan  penjemputan di Mapolres  Jember,” tegasnya.

Jajaran Kepolisian Resort Jember berharap, agar warga tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak benar. Karena  hal terebut dapat merugikan seseorang  dan pelaku penyebar hoax akan mendapat atau berurusa dengan hukum. (gik/eros).

Berita Terkait Kriminal

No comments: