"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 9 June 2020

Proses Seleksi Dewas PDP Kahyangan dan PDAM Jember Tinggal Selangkah Lagi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Seleksi Dewan Pengawas (Dewas) di dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jember, yaitu PDAM dan PDP Kahyangan, sudah memasuki tahap kedua.

Panitia seleksi Uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ini dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Pusat Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.

Pansel mempunyai tugas menentukan nama-nama calon yang mempunyai profesionalitas, pengalaman, dan punya kapasitas dan sosok yang berintegritas dan mampu menjadikan BUMD di Kabupaten Jember membawa kesejahteraan bagi masyarakat Jember.

Ada tiga tahap dalam UKK ini.  “Psikotes, analisis kasus dan wawancara,” kata Sekretaris Panitia Seleksi dewan pengawas, dr. Bayu Dwi Anggono, di sela-sela acara di Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Jember. Selasa, (9/6/2020).

“Seleksi ini dilaksanakan agar nama-nama anggota dewas yang diserahkan kepada kepala daerah nanti merupakan calon yang sudah memenuhi syarat dewan pengawas, yakni profesionalitas, punya kapasitas dan Integritas,” jelasnya.

Sedangkan untuk jumlah peserta yang mengikuti UKK pada tahap ke dua ini sebanyak 18 orang dari 20 orang yang lolos pada UKK pada tahap pertama yaitu mengenai penulisan makalah. Sementara yang dua orang dianggap mengundurkan diri lantaran tidak hadir,” jelasnya.

Sesuai permendagri no 37 tahun 2018 unsur Dewas, terdiri dari unsur independen dan unsur pejabat atau pemerintahan dari daerah. Pelaksanaan menyesuaikan situasi Covid-19, yaitu menggunakan protokol kesehatan ketat. Penilaian pun dilakukan secara daring. Tim penilai dari Jakarta

Untuk itu Bayu berharap kepada siapapun yang lolos seleksi nanti dapat mengawasi kinerja direksi di BUMD. “Agar tetap dalam organisasi yang sehat, baik dan mampu menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat,” harapnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: