"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 10 July 2020

Gubernur Jatim Gandeng Ojol dan PT Pos Distribusikan Layanan Pangan

Surabaya, MAJALAH-GEMPUR.Com. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa gandeng Ojek Online (Ojol) dan PT Pos distribusikan pembeliaan di lumbung pangan BUMD Prov Jatim.

Program ini jadi sarana Penguatan Adaptasi Masyarakat Belanja Daring di Era New Normal. Para Ojol dan PT Pos akan langsung mengirimkan kepada masyarakat yang telah melakukan transaksi pembelian online di 19 kabupaten/kota di Jatim.

Kabupaten / kota yang layanannya sudah berjalan yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu.

“Ditambah Kabupaten Jombang, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Madiun”. Kata Gubernur Khofifah, seusai melaunching Perluasan Area Layanan Barang Kebutuhan Bahan Pokok di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/7/2020).

Tampak hadir dalam acara itu, Kepala perwakilan BI Jatim, Asisten Perekonomian Setdaprov Jatim Dr.  Jumadi,  Karo Perekonomian, Kadis Pemdes, Kadis Pertanian Prov. Jatim, Dirut PWU Jatim Airlangga Satriagung dan perwakilan dari Gojek dan Grab Indonesia.

Menurut mantan Menteri Sosial ini, saat ini tren belanja online terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari animo pembelian di Lumbung Pangan yang mulai berganti secara non tunai. Perluasan layanan ini, merupakan proses yang telah disiapkan Pemprov Jatim untuk memberikan layanan lebih murah dan terjangkau. Dimana masyarakat yang biasanya dapat subsidi logistik jelang puasa atau hari besar lainnya, lewat operasi pasar, diganti disaat pandemi Covid-19 ini. 

"Perluasan  keterjangkauan kepada masyarakat yang membutuhkan harus dilakukan secara sistemik terhadap ketersediaan logistik pangan dan memastikan harga di bawah harga pasar," ungkap Gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Khofifah bersyukur, perluasan layanan telah sampai di 19 atau  50%. dan mulai pekan depan akan ditambah 9 daerah lagi. "Berarti hingga Juli ini akan tersasar 28 kabupaten/kota sehingga tinggal 10 kabupaten kota yang akan kita maksimalkan kembali," tegasnya. 

Khofifah juga memberikan apresiasi kemitraan bersama PT. Pos yang telah terbukti menghasilkan multiplayer efek sangat luar biasa. Selain memberikan penyediaan bahan pangan murah, pendekatan layanan, juga menjadi pengendali kestabilan harga bahan pangan.

"Kita berharap bahwa maksimalisasi untuk bisa membangun Partnership diantara PT Pos dan Pemprov Jawa Timur melalui penguatan BUMdes yang sekarang sudah disiapkan akan bisa terus dikembangkan sehingga akses layanan makin dekat kepada masyarakat," jelasnya. 

Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengaku, siap membantu Pemprov Jatim dalam membantu. Jatim menjadi prioritas utama PT Pos dengan total 40 juta penduduk yang semuanya menjadi beban dari pundak Gubernur Khofifah.

Kepemimpinan Khofifah menangani pandemi Covid-19 butuh inovasi inovasi yang luar biasa. "Kami akan membantu untuk membuat Jatim bisa suspend biaya yang luar biasa mahalnya tentu dari sisi logistik sehingga biayanya menjadi murah dan terjangkau, " tutupnya. (eros).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: