"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 28 July 2020

Karyawan PT Salem Situbondo Terinfeksi Covid-19 Terbanyak dari Bondowoso

Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com. Karyawan PT Salem atau PT Panca Mitra Multi Perdana (PMMP) Situbondo penyumbang terbanyak pasien positif Covid-19 di Bondowoso.

Informasi yang dihimpun media ini bahwa mayoritas pasien positif pandemi asal kota Wuhan Cina ini merupakan karyawan pabrik pengepakan udang di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, berasal dari Bondowoso, untuk karyawan positif lainnya dari Situbondo.

Menurut Sekretaris Daerah Bondowoso, Syaifullah bahwa  jumlah karyawan Bondowoso yang bekerja di perusahaan tersebut sebanyak 1.705.  Dari ribuan karyawan ini, yang sudah di rapid test ada 757 orang. Sedangkan yang reaktif ada 167 orang dan non reaktif 590 orang.

"Yang lebih memprihatinkan sampai tanggal 27 Juli 2020, hasil swab test dari 144 orang, yang positif Covid-19 ada 15 orang," kata Syaifullah saat memberikan keterangan usai rapat bersama Camat dan Muspida Situbondo di kantor Pemda, Selasa (28/7/2020).

Sekda menerangkan dari 15 yang positif, 13 orang dirawat di Rumah Sakit Paru dan dua orang lagi berada di RS Koesnadi Bondowoso. "Kita rawat terpisah karena dua orang ini memiliki penyakit bawaan. Yang 13 adalah orang  tanpa gejala dengan kondisi badan masih sehat," urainya.

Dari hasil koordinasi dengan Muspida Situbondo, PT Salem akan memberikan sembako 200 dan beras 10 kilogram. "Kami meminta kepada Pemkab Situbondo melalui Sekda, harus ada keseriusan untuk menangani kasus ini, karena dampaknya sangat besar," tambahnya.

Untuk mencegah penularan, Pemkab Bondowoso  akan melakukan pengawasan ketat. "Yang reaktif, isolasi mandiri dengan pengawasannya petugas kesehatan sehari dua kali. Oleh karena itu camat dan kepala desa. Kalau orang yang diawasi agak rawan langsung kita rawat di rumah sakit," tegasnya.

Syaifullah berharap kepada masyarakat agar percaya bahwa pemerintah, karena tugasnya tidak lain adalah melindungi. "Jadi ketika diminta untuk periksa harus disegerakan. Ini demi keselamatan, karena demi keluarga dan di sekitarnya," tandasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, dr. Imron. Menurutnya untuk meminimalisir  penyebaran covid-19, Pemkab melakukan rapat dengan semua steckholder seperti OPD, Camat, termasuk Sekda.

“Pihak kecamatan memberikan arahan dan penulusuran dan pelacakan siapa saja yang terkena covid- 19. Sementara, untuk yang positif, akan diistirahatkan," ujarnya kepada awak media saat di Kantor Pemda Selasa (28/07/2020). (edi).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: