"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 9 October 2020

Dandim Jalin Sinergitas Dengan Pemkab Sukseskan TMMD di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Plt Bupati Jember Drs KH A. Muqit Arief mengikuti pemaparan Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember terkait rencana digelarnya TMMD di Kecamatan Silo.

Hadir dalam acara itu Asisten I bidang pemerintahan Arif Tyahcono, perwakilan dari Dispemasdes Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Sampak beserta Jajarannya dan Camat Silo Nunung Agus S.

Dandim Jember Letkol Inf La Ode M. Nurdin menjelaskan bahwa lokasi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 di dua desa yakni Desa Harjomulyo dan Mulyorejo dan sasaran yang akan dikerjakan ada dua yakni pembangunan fisik dan pembangunan non fisik.

"Sasaran fisiknya yakni Jembatan, jalan, penopang sisi jalan yaitu selokan, MCK, Rutilahu, renovasi mushola, pos kamling dan jogging track, kegiatan ini untuk meningkatkan potensi ekonomi," Jelas La Ode usai acara di ruang rapat lantai dasar Pemkab Jember Jum'at (9/10/2020).

Plt Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief menilai bahwa lokasi sasaran TMMD kali ini tepat, karena kedua desa yang dipilih tersebut (Harjomulyo dan desa Mulyorejo) itu bisa dikatakan desa tertinggal dan terpencil, namun potensi ekonominya cukup besar.

"Oleh karenanya dalam waktu sepekan ke depan kami dari pihak Pemkab Jember akan memfinalisasi bentuk kerjasama dengan TNI dalam rangka mensukseskan TMMD ke 110 ini." kata Plt Bupati Jember yang kerap dipanggil Kyai Muqit ini.

Hal senada disampaikan Camat Silo Nunung Agus S. Menruutnya program TMMD ini akan mempercepat pembangunan di wilayahnya, baik fisik maupun non fisik, dikatakan, karena selama ini akses ke Desa Mulyorejo dari Harjomulyo sangat sulit dan menempuh waktu sekitar 2 jam.

"Jika lewat jalan baru yang di akan digarap oleh TMMD selesai dan bisa digunakan, maka bisa memperpendek waktu tempuh sekitar satu jam dan perlu diketahui lahan atau lokasi pembangunan fisik bebas dari sengketa." Ungkapnya (Yond).

Berita Terkait Pemerintahan ,TNI

No comments: