"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 23 October 2020

PMI Jember Siaga Satu Hadapi Cuaca Ekstrim Akibat La Nina

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. PMI Kabupaten Jember menyiagakan segenap sumber daya untuk menghadapi ancaman bencana alam yang biasanya terjadi pada saat musim hujan.

Seperti banjir bandang, banjir luapan, puting beliung, Apalagi, November tahun 2020 ini diperkirakan terjadi La Nina yang bisa mengakibatkan terjadinya cuaca ekstrim.

Berdasarkan rilis PMI Pusat, Saat ini sedang terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik dengan intensitas sedang (moderate) yang  mengakibatkan anomali cuaca berupa peningkatan akumulasi curah hujan hingga 40 persen.

Kondisi cuaca ekstrim akibat La Nina itu telah menyebabkan dan berpotensi menyebabkan terjadi banjir, longsor, banjir bandang dan permasalahan kesehatan lainnya. Puncaknya pada bulan November tahun ini dan diprediksi berakhir di bulan Maret atau April 2021.

Mengantisipasi cuaca ekstrim itu, PMI menyerukan kesiapsiagaan relawan di semua tingkatan dari Provinsi hingga Kabupaten / Kota menyiapkan rencana pencegahan serta penanganan bencana. PMI juga akan menyiapkan protokol penanganan bencana di tengah pandemi covid-19.

Menanggapi itu, PMI Jember menggelar rapat koordinasi. PMI menyiapkan diri untuk menghadapi La Nina sekaligus siaga bencana. PMI sebagai organisasi kemanusiaan melakukan pencegahan dan penanganan potensi bencana akibat anomali cuaca ini.

“Semua sumber daya PMI dari pengurus, pegawai dan relawan disiagakan mulai dari cek sarana prasarana bencana sampai kesiapan relawan dilengkapi alat komunikasi guna mempermudah komunikasi bencana” kata ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki SH MH.

Di saat pandemi Covid-19 ini, PMI tidak membuka posko siaga, namun mengoptimalkan call center dengan membuka layanan informasi dan komunikasi 24 jam, saat ada informasi maka petugas yang mengkomunikasikan kepada seluruh Unit dan relawan,” imbuhnya.

Menghadapi bencana non alam Pandemi Covid-19. Tim promosi kesehatan tetap aktif sosialisasi pencegahan Covid-19 dengan pakai masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak. Tim ambulans pelayanan jenazah Covid-19  juga masih aktif melayani masyarakat. (eros).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: