"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, December 9, 2013

Protes Bank Mandiri, Nasabah Digeruduk Oknum Polisi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Kedatangan nasabah Bank Mandiri Mitra Usaha KCP Puger Jember yang memprotes tidak dikeluarkannya sertifikat tanah miliknya, dikagetkan dengan kedatangan beberapa oknum polisi.


Wiwik Sriwahyuningsih, nasabah bank  yang didampingi Sri Lestari Sekitar pukul 10.30 mempertanyakan alasan tidak mengeluarkan sertifikat miliknya, pihak bank tidak memberikan dengan alasan  karena ada permintaan mantan suaminya agar menangguhkan sertifikat yang dijadikan jaminan tersebut.

Begitu diminta unrtuk menunjukkan permintaan penangguhan, pihak bank berasalan, sebelumnya sudah diperlihatkan ke Wiwik Sriwahyuningsih. “Begitu saya minta ditunjukkan surat penangguhan itu, malah tidak ditunjukkan mas. Alasannya karena sebelumnya sudah diperlihatkan ke mbak Wiwik. Tapi, saya kan perlu mengecek ulang surat itu,” Ujar Sri Lestari kepada beberapa wartawan.

Beberapa menit kemudian, saat terjadi perdebatan, dikagetkan dengan kedatangan tiga oknum aparat kepolisian yang masuk ke bank. Polisi langsung bertanya “Mana LSM yang menakut-nakuti, urusan ini sudah ditangani polisi,” ujarnya terdengar dengan suara lantang.

Sontak saja kejadian itu membuat situasi didalam ruangan menjadi hening meski akhirnya dipecahkan dengan pertanyaan Suparman, salah satu wartawan Tabloid Metro Pol saat mencoba mengklarifikasi bahwa tidak ada LSM yang membuat kericuan.

Suasana kembali tegang ketika dua oknum aparat kepolisian yang lain datang. Wiwik Sriwahyuningsih mengaku sempat mendapat warning “Kalau begini caranya, lama-kelamaan kamu disel,” ujar Wiwik menirukan ucapan salah satu oknum anggota polisi.  Ungkapan itu membuat Wiwik mengaku ketakutan.

“Saya ini orang awam tidak tahu apa-apa mas. Diancam begitu saya takut. Padahal, saya datang baik-baik dan menagih hak saya,” ungkap Wiwik.

Saat suasana memanas, beberapa wartawan dilarang meliput, bahkan wartawan diusir dari ruangan tersebut oleh Dwi Sambah M, Satpam Bank.  

Terkait kejadian ini beberapa wartawan tidak mendapat klarifikasi dari oknum aparat kepolisian. Pasalnya beberapa oknum polisi langsung meninggalkan kerumunan wartawan yang masih menunggu di halaman Bank Mandiri KCP Puger. Sementara pihak bank juga tertutup tidak bisa dikonfirmasi.

Usai kedatangan polisi itu, nasabah diminta membuat kronologinya “Saya tidak tahu kronologi itu apa mas. Sertifikat itu kan hak saya dan tidak dalam sengketa di pengadilan,”. Atas  kejadian ini korban melaporkan ke Polres Jember, namun informasinya tidak mendapat tanggapan. (edw)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: