"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, August 4, 2014

Selamatkan Bocah, Seorang Wisatawan Tenggelam Di Pantai Mungker

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Malang nian nasib Kasib (40), seorang wisatawan dari Dusun Gumitir Desa Grenden Kecamatan Puger, saat berusaha menolong bocah yang terseret ombak, dirinya malah menjadi korban keganasan Laut Selatan.

Informasi yang dihimpun, ketika itu korban yang sedang menikmati suasana pantai bersama keluarga di Pantai Mungker, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember, Senin (4/8), sekitar pukul 8 pagi, sedangkan salah seorang keponakannya, Rizki, mandi dipinggir pantai.

Namun, tiba-tiba ombak besar menyeret keponakannya yang berada tak jauh dari bibir pantai. Merasa panik, korban akhirnya nekad berenang untuk menyelamatkan bocah tersebut. Nahas, ombak setinggi dua meter menyapu tubuhnya dan menenggelamkan korban.

“Rizki selamat, dan saat ini sedang dirawat di Puskesmas Puger. Sedangkan korban, hingga kini jazadnya belum kami temukan,” ungkap Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Jember, AKP. Lukman Hadi.

Upaya pencarian yang dilakukan oleh gabungan dari Polairud Jember, Tim SAR, beserta masyarakat Puger, hingga Senin sore belum membuahkan hasil dan pencarian akan diteruskan hingga menjelang malam. “saat ini kami terus beruapaya melakukan pencarian dengan menyisir pantai sepanjang 3 kilo meter, rencananya kami akan terus melakukan pencarian hingga tujuh hari kedepan” imbuhnya.

Menurut data G-Land Surf Forecast, yang dirilis Polairud Jember, sejak kemarin, Minggu (3/8), gelombang laut selatan memang sedang tinggi hingga mencapai 2 meter lebih. Diperkirakan hingga empat hari kedepan kondisi gelombang tersebut tetap tinggi.

 “Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat, agar tidak mandi dilaut dan berhati-hati saat berwisata disepanjang pantai selatan ini,” kata perwira yang berasal dari Kota Malang tersebut. (Ruz).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: