"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, March 2, 2015

Korban Gigitan Kera Liar di Jember Terus Bertambah

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Korban serangan tiga ekor monyet liar kepada warga Desa di Sidomulyo kecamatan Semboro dan Desa Tanggul Kulon Tanggul selama hampir dua pekan diperkirakan sudah mencapai 20 an orang.

Pihak kepolisian polsek Semboro dan Tanggul yang dibantu Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jember dan masyarakat belum berhasil menangkap, bahkan Senin (2/3) pagi Bu Slamet (65) warga Dusun Pucuan Desa Tanggul Kulon kembali jadi korban gigitan kera liar saat beraktifitas dirumahnya.

“Korban yang saat itu sedang mencuci beras di sumur yang ada di samping rumahnya, tiba moyet liar menyerangnya dan langsung menggigit, dia sudah dua kali digigit, dulu punggungnya yang digigit sekarang tangannya yang digigit,” ujar Kholil tetangga Bu Slamet.

Mengetahui tetangganya ada yang menjadi korban serangan kera liar, beberapa warga langsung melakukan pengepungan sambil membawa pentungan dan senapan angin, bahkan beberapa warga ada yang membawa seekor monyet untuk memancing kawanan monyet liar.

Informasi di lapangan juga menyebutkan jika kera yang menyerang warga ukuranya diluar ukuran kera pada umumnya, menurut Badiah warga Dusun Rowotengu Desa Sidomulyo yang pernah melihat kera memasuki pekarangannya sangat besar, “Ukuran keranya tidak umum mas, besarnya sama dengan anak usia 7-8 tahun, jadi sangat besar,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi D DPRD Jember Indriyani mengunjungi beberapa korban, ia berjanji akan melakukan pengobatan. korban disarankan segera dibawa ke Puskesmas. “Kalau dibiarkan tanpa penanganan medis bisa tambah berbahaya. Jadi kami sarankan untuk berobat ke Puskesmas dulu,” ujarnya.

Korban gigitan kera mayoritas keluarga miskin. Meski  berhak menerima fasilitas Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). korban, mengaku tidak tahu. “Kami yang akan mendampingi untuk mendapatkan penanganan medis, kalau dirujuk ke rumah sakit dr Soebandi,” tegas bendahara PDIP ini. (mam)

Berita Terkait Kesehatan

No comments: