"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Jumat, 28 Agustus 2015

Kapolres Bergaya Gajah Mada Dan Pasukan Majapait Meriahkan JFC 2015

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puncak  JFC akan dimeriahkan 50 pasukan Mojopait dari personel Mapolres Jember. Uniknya yang menjadi Patih Gajah Mada akan diperankan langsung oleh Kapolres Jember.

Hal ini dilakukan sebagai wujud Polri yang partisipatif, inovati dan turut mengambil bagian dalam setiap giat masyarakat dengan jiwa "Down To Earth".  Giat ini dlakukan bukan RBT (Rencana Bangun Tidur) tapi disusun dan rencanakan sejak jauh hari dimana Jember mempunyai Potensi besar dalam kegiatan ivent internasional.

Demikian disampaikan Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif SH SIK. Memurut mantan Kapolres Bondowoso ini bahwa Polres Jember  telah membuat program yg dinamakan "Jember Suwar Suwir" yg salah satu programnya adalah Polisi Peduli Pariwisata Dan Dunia Kreatif (Pos Perwira). Adalah program kepolisian terkait dengan pariwisata dan dunia kreatif.

“Sektor pariwisata dan dunia kreatif terkait erat dengan kamtibmas sehinga perlu perhatian. Keberadaan obyek wisata akan menjadi tempat kerumunan orang sehingga rawan gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas seperti penjambretan, penipuan, tindak asusila” Katanya Jumat malam (28/8).

Dunia kreatif seperti seni budaya, karnaval, pertunjukan/pameran, musik, menurut Sabilul akan menarik wisata dan sangat potensial memajukan Jember seperti event Bulan Berkunjung Jember (BBJ) dan Jember Fashion Carnival (JFC) yang sudah terkenal di kancah nasional bahkan internasional.

Sehingga Event-event tersebut harus dijaga agar tidak terjadi gangguan kamtibmas di dalam penyelenggaraannya. Tempat-tempat wisata, kreativitas dan kearifan lokal di Jember harus dioptimalkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.  tambahnya

Oleh karena itu, polisi harus mampu memberikan upaya perlindungan, pengayoman dan pelayanan di bidang pariwisata maupun dunia kreatif dalam rangka menciptakan kamtibmas. “Dengan terciptanya kamtibmas, maka dunia pariwisata dan dunia kreatif dapat berjalan dan produktif demi kemajuan masyarakat”.  tambahnya

Di dunia pariwisata dan kreatifitas, selain upaya pengamanan, polisi juga harus mampu berperan dan berpartisipasi aktif sehingga polisi mampu berbaur dan dekat dengan masyarakat serta mampu menampilkan pertunjukan kepada masyarakat dengan mengkolaborasikan seni/kreativitas dengan gaya kepolisian. 

Kegiatan bisa dilakukan terkait dengan pariwisata dan dunia kreatif: Pengamanan tempat pariwisata. Berpartisipasi dalam event-event kreatif sehingga polisi dapat menampilkan performanya yang humanis, dapat berbaur dan dekat dengan masyarakat.

Mengembangkan seni kreatif dengan gaya kepolisian denganbergai lomba-lomba kreasi yang menjadi wadah para kreator baik pelajar, pemuda, mahasiswa dan masyarakat umum seperti lomba musik patrol bekerjasama Stakeholder/jejaring: Dinas Pariwisata dan Dunia Kreatif, pengelola tempat wisata, tokoh kreatif / seniman / artis, masyarakat daerah wisata, pengusaha / pengelola pariwisata dan lain-lain. Pungkasnya. (*)

Berita Terkait Hiburan

Tidak ada komentar: