"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Rabu, 26 Agustus 2015

Tunjangan Sertifikasi Guru Terancam Tak Cair

Lumajang, MAJALAH-GEMPUR.Com. Guru bersertifikat diharuskan mengajar minimal 20 Rombel (rombongan belajar) per kelas. Jika tidak terpenuhi maka tunjangannya terancam dapat dicairkan.

Perbandingannya 1 banding 20. Artinya, satu orang guru sertifikasi diharuskan mengajar 20 rombel. Kalau dibawah itu berarti sertifikasi tak bisa dicairkan.  “Jadi rasio 1 orang guru mengajar 20 siswa dalam 1 kelas,”  kata Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lumajang, Asep Bambang, saat rapat di Kantor Pemda, Rabu (26/8).

Dijelaskan, jika SPM (Standar Pelayanan Minimal) nya 32, maka setengahnya adalah 16 rombel dan seperempatnya berarti 8 rombel. “Kita memakai seperempat SMPM. “Kita memakai seperempatnya. Jadi, guru yang mengajar hanya 8 rombel terancam tidak cair tunjangan sertifikasinya.

Untuk itu sekolah bersangkutan harus diregruping. Kalau tidak diregruping imbasnya pada guru yang bersertifikat,” ungkapnya. Aturan yang mengharuskan guru bersertifikat wajib mengajar 20 rombel, berimbas pada semakin banyaknya SD yang diregruping. Bahkan dari jumlah 526  SD separuhnya akan diregruping.  

Sementara itu, Bukasan, Sekretaris Komisi D DPRD Lumajang, menyampaikan, saat ini banyak sekolah dasar yang siswanya kurang dari 20 rombel perkelas, bahkan ada yang hanya 7 rombel/ kelas. Aturan guru yang bersetifikat wajib mengajar 20 rombel tentu saja akan berdampak pada semakin banyaknya sekolah  yang harus diregruping.

“Kondisi ini akan berpengaruh pada penataan guru. Satu sisi harus melaksanakan amanah undang-undang (melakukan regrouping) agar pendidikan semakin berkualitas, tapi di sisi lain ada sekolah yang secara geografis berada di pelosok desa dan tidak bisa ke sekolah lain karena persoalan medan dan biaya.  “Ini yang perlu dipikirkan dan dicarikan solusi oleh dinas pendidikan,” ungkapnya. (din)

Berita Terkait Pendidikan

Tidak ada komentar: