"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, September 4, 2015

Berusaha Kabur, DPO Begal Motor Sadis 7 Bulan di Dor

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Jajaran Resmob Polres Jember, Kamis (3/9) pukul 14.00 Wib berhasil membekuk DPO komploatan pelaku begal di jalanan, Irfan Supandi (35) Warga Dusun Gebang Langkap, Desa Panti.

Komplotan Napi Begal Sadis yang diputus hukuman 7 bulan penjara, di Lapas Klas IIA Jember ini melarikan diri ke Solo, 7 bulan lalu, atas kasus pembegalan yang terjadi di Kemuning sari Panti ini, sedangkan untuk tersangka (TSK) pertama sudah dibekuk duluan.

Kawanan ini sebelumnya terlibat perampokan terhadap Risel Antoro, Warga Desa Badean Bangsalsari, TKP Kemuningsari, Panti, Saat itu Korban dibututi pelaku, diberhentikan tanpa tegur sapa tiba-tiba pelaku membacokan clurit di bagian kepala Korban, sepeda motor korban di bawa kabur dan di jual di Bondowoso.

Kanit Pidum Ipda Ainur Rofik, Tsk ditangkap di perumahan Gunung Batu Permai saat bekerja sebagai kuli bangunan, karena Irfan sempat berusaha kabur maka Team Resmob mengambil tindakan tembakan peringatan terlebih dahulu, namun Tsk tak menghiraukan, takut buruanya kabur lagi maka tembakan diarahkan ke kaki sebelah kiri.”Jelas Rofik Jum’at (4/9)

Masih kata Rofik “TSK merupakan DPO 7 bulan, dalam kasus curanmor begal di Panti, yang dilakukan bersama tsk pertama Napi yang sudah terlebih dahulu ditangkap dan menjalani Vonis 7 bulan, dalam buaruanya sempat kerja ke Solo, Pasal yang dikenakan kepada tsk pasal 365,ayat ke1 dan ayat ke 2, KUHP dengan ancaman hukuman Sembilan tahun penjara” Pungkasnya

Sementara KBO Iptu Sujilan, TSK melakukan aksinya dibeberapa tkp, “Setiap kali melakukan aksinya, tidak segan-segan melukai korban, ia mengaku melakukan di berbagai tempat, Panti, Patrang, dan di daerah kampus, sebanyak tujuh kali, kini pihaknya masih mengembangkan jaringanya” Jelas Sujilan (Edw)

Berita Terkait Kriminal

No comments: