"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, April 5, 2016

Promosikan Kopi Kahyangan, PDP Jember Gelar Road Show

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan bertekat agar Kopi kahyangan bisa menjadi produk andalan asli Jember dan ‘mewabah’ di gerai cafe dan warung di kabupaten Jember.

Untuk mewujudkan mimpinya Perusahaan milik daerah itu terus gencar melakukan Road Show mempromosikan produknya, Ke Kantor-kantor Kecamatan, Roudshow diawali Selasa (5/4) dari Kecamatan Kaliwates bersama para pedagang Warkop dan didukung Para Lurah.

Raodshow perdana ini dihadiri para pedangang Warkop dan pedagang kecil serta di dukung oleh lurah , se Kecamatan Kaliwates  seperti lurahSempusari, Suyono, Kaliwates A Qusairi, Tegal Besar Imam Tohari, Kebon Agung Sulianto, Jember Kidul Suwarno, Mangli Totok

Untuk melatih pedagang memproses pembuatan Coffe Latte Espresso cappuccino,  Perusahaan mendatangkan Barista ahli khusus pembuatan Kopi secara modern. perbedaan latte dengan cappucino. Latte adalah espresso dalam kombinasi dengan susu yang dihangatkan dengan uap air (semacam dikukus).”Jelas Triyogo

 Café latte adalah campuran antara espresso dan susu cair dengan perbandingan 1:2. Jadi 1/3 bagiannya adalah kopi, sedangkan 2/3 bagiannya adalah susu cair. Jika dibandingkan dengan cappuccino, café latte ini lebih ringan rasa kopinya, karena lebih banyak mengandung susu.”Ungkap GM Hotel Green Hill Jember ini

Menurut Plt Direktrur PDP Ir Mirvano, PDP akan memproduksi 14 ton dalam sebulan, sedangkan untuk kemasan akan menyesuaikan dengan permintaan.  Sedangkan untuk pemasaran akan berkerjasama dengan Camat, Lurah dan Wakop diwilayahnya akan diberi bimbingan teknis  untuk dijadikan mitra PDP.” Urainya

Untuk itu perlu peran aktif para Camat dan Lurah/Kepala Desa, “Sesuai peritah bupati seluruh dijajaranya untuk menggalakan produk local, harus bener-bener bisa menikmati dari pada Kopi Kahyangan, yang bisa dinikmati maniak kopi dikalangan menengah kebawah.” Papar Camat Kaliwates Widayaka.

Sebelumnya Bupati Jember mengintruksikan Setiap tamu-tamu harus disuguhi kopi asli jember, kita punya kopi sendiri, tentunya penyajian kopi nanti juga dikemas dan disajikan ala cafe yang lebih modern,” ujar Bupati Jember sebelum acara sertijab Direktur PDP dari Dirut Sujatmiko ke plt. Dirut Ir. Mirvano, Selasa (22/3) lalu.

Faida berharap kopi jember benar-benar memasyarakat hinggake gerai-gerai masyarakat, “jangan hanya di lingkungan perusahaan saja, tapi ciptakan warung rakyat serta yang bisa menyajikan kopi khas jember, nanti kita rumuskan nama kopi asli jember, nama Jember harus tercantum dalam kemasan,” ujar dr. Faida.

Bupati, terus mendorong produksi hulu-hilir minuman berwarna pekat tersebut dengan mengampanyekan konsumsi kopi lokal. Menurutnya, potensi produk serta kualitas tak kalah. “Tinggal bagamaina cara pengolahan serta pengemasannya sehingga kopi produk Jember bisa naik kelas serta memiliki nilai jual,” ujar Faida.

Bahkan dalam Launching kopi Khayangan pada Sertijabitu, Bupati siap menjadi ujung tombak marketing segala produk lokal Jember, termasuk produk olahan kopi tersebut. “Sehingga masyarakat kita kompak untuk menggaungkan bahwa Jember adalah kota kopi,” tandasnya.

Sebagai wujud keseriusannya, Faida berencana akan memodernisasi seribu warung kopi rakyat, dengan memberi pelatihan terlebih dulu kepada para pengelola warung kopi yang akan dilatih oleh kelompok muda barista Jember, dengan sistem berjaringan.

“Nanti serentak akan dimulai dari Pendopo Jember yang akan menyuguhkan kopi asli Jember “Kopi Kahyangan” kepada seluruh tamu-tamu kabupaten Jember, bukandiberikan (kopi) dari produk yang lain. Tentunya dengan cara-cara penyajian ala café yang lebih modern,” Pungkasnya. (edw)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: