"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, October 23, 2016

Curah Hujan Tinggi, Warga Jember Diharap Waspada

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. BPBD pridiksi mulai November 2016, intensitas dan frekuensi curah hujan di kabupaten Jember Jawa Timur, mengalami peningkatan drastis, bahkan kenaikannya hampir mencapai 100 %.

Untuk itu warga Jember diharap agar waspada, terutama mereka yang tinggal diseputaran lereng gunung raung dan gunung Argopuro, termasuk warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS), serta daerah-daerah rawan terjadinya longsor dan banjir.

Demikian ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, Mahmud Rizal, saat Sinau bareng Aji Jember, bersama sejumlah Jurnalis yang tergabung dalam FWLM Jember, JSJ dan Media Kampus di sekretariat AJI Jember, Jl Karimata 6-A Gang III, Minggu Malam (23/10)

“Jika curah hujan di kabupaten Jember pada tahun-tahun sebelumnya, hanya berkisar diantara 150 sampai  300, namun mulai bulan November 2016, dipridiksi akan mengalami peningkatan sampai 500, bahkan hingga mencapai 600” Katanya.

Menurut Rizal Potensi banjir dan longsor biasanya terjadi pada kemiringan 70,  sesuai peta kementrian Sumberdaya Mineral, di Jember seperti kali Gunung Argopuro, kaki gunung Raung, kemudian Gugusan Mandiku, Lemongan, dengan curah hujan tertentu.

Perkiraan BMKG,  musim hujan pada akhir Oktober- Nopember, puncaknya diperkirakan Desember-Januari, pada 200 hingga 500 mm terjadi di Arjasa-Jelbuk (Wilayah Timur) dan barat, adalah Sukorambi hingga Sumberbaru, “ini yang perlu kita waspadai, khususnya tanah longsor, dan banjir bandang”, Jelasnya.

Sementara untuk yang menerima air,  di hilir, wilayah selatan  mulai Kencong, hingga Temporejo, yang diakumulasi pada tiga DAS besar, sungai Tanggul, kemudian Bedadung, dan Sungai Mayang, “Ketiga-tiganya ini menjadi prioritas pemantauan BPBD selama 24 jam, terutama saat curah hujan cukup tinggi” tegasnya.

Untuk itu Rizal, berharap agar masyarakat lebih waspada, terutama mereka yang tinggal disekitar lereng kaki Gunung Raung dan Gunung Argopuro, termasuk warga yang tinggal di tiga Daerah Aliran Sungai (DAS), serta daerah-daerah lain yang banjir. (eros)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: