"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Senin, 20 Februari 2017

Naas, Saat Bekerja, Tiga Kuli Bangunan Tertimpa Beton

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Naas, mernimpa tiga pekerja bangunan. Saat bekerja, Senin (20/2) sekitar pukul 11.00 mereka tertimpa beton.  Akibat ambrolnya salah-satu gedung yang belum jadi itu, dua pekerja mengalami luka parah dan satu lainnya mengalami luka ringan.

Beruntung tak sampai terjadi korban jiwa, namun dua korban yang terluka parah terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Bina Sehat Jember, sementara untuk satu korban ringan diperbolehkan pulang, setelah sebelumnya mendapat perawatan di Puskesmas setempat.

Musibah terjadi, ketika beton yang  melintang kurang lebih 10 meter jatuh, tiga orang yang sedang berada di bawahnya tidak sempat menyelamatkan diri.  Dua korban masing-masing Suparman, (58), warga Desa Sumberejo, Ambulu, dan M. Hani Purnomo, (38), asal Desa Klompangan , Ajung.

“Suparman, luka di kedua kakinya, kaki kiri patah dan M. Hani Purnomo patah di bagian tulang hidung. Dia juga mengalami trauma di bagian tulang punggung. Sedangkan korban luka ringan bernama Tomas Yasit, (17), hanya mengalami lecet di bibir dan tangan, ujar Nanang Ridho, petugas medis Puskesmas Ambulu.

Salah seorang saksi mata, Saiful, mengatakan jatuhnya beton itu  terjadi secara tiba-tiba di saat para pekerja sedang berada di bawahnya. Selain menimpa pekerja, beton tersebut juga merobohkan tiang listik yang ada di dekat lokasi kejadian.

Sesaat setelah tertimpa beton, dua korban luka parah tidak mampu bangun sendiri. Warga beramai-ramai mengkat patahan beton itu dan kemudian mengeluarkan kedua korban dari reruntuhan.”Kalau yang mengakat beton itu dua tiga sampai lima orang tidak akan mampu, karena terlalu beratnya”. kata dia.

Diduga bangunan itu salah konstruksi. Pasalnya, tiang pancang beton hanya berjumlah satu, di tengah. Dari puing-puing reruntuhan juga tampak jika komposisi semen dan pasir tidak padu.”Ini coba lihat, mudah sekali patah”, ujarnya sambil mengais salah-satu puing lantas mematahkan dengan kedua tangannya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Ambulu AKP Sugeng Priyanto, saat diwawancarai melalui telpon selulernya menyampaikan bahwa, jajarannya saat ini masih sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jadi masih belum bisa memberiketerangan” Katanya. (edw)

Berita Terkait Peristiwa

Tidak ada komentar: