Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan"
Custom Search

Selasa, 21 Maret 2017

Diduga Anaknya Diculik, Seorang Ibu Di Jember lapor Polisi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Khawatir anaknya diculik, lantaran terobsesi isu penculikan yang  marak di Medsos, Winda, (29) warga Dusun Ponjen Lor, Desa / Kecamatan  Kencong, Selasa (21/3) lapor Polisi.

Awal kejadiannya menjelang pukul 13.00 hari itu, seorang sales datang ke rumahnya, Setelah ia menolak tawaran penjualan dari si sales sebuah produk consumers goods, Ia mengesankan gelagat sales itu mencurigakan. Lantaran anakanya tidak ada, orang tuanya curiga dan melapor ke Polisi.

Padahal kenyataannya anaknya yang bernama Gabriel (9), yang diduga hilang tersebut sedang bermain di tepian sungai sekitar rumahnya. "Setelah saya menolak, bersamaan Perginya si sales, anak saya (Gabriel) juga keluar dari rumah tanpa pamitan," Ungkap Winda, Ibunya.

Masih lanjut Winda, kejadiannya setelah beberapa saat anaknya pulang sekolah, kepergiannya yang tanpa pamit itulah membuatnya terpikir Gabriel, yang baru saja keluar rumah itu sedang menjadi korban penculikan oleh sales asing tersebut. "Gimana gak kaget mas, saat sales pergi anakku juga gak ada." ujarnya.

Dia mengaku, dugaan pencurian anaknya yang terpikirkan olehnya tersebut lantaran ia kerap mendapati kabar penculikan anak dari media sosial. “Sebagai ibu, saya khawatir, saya memiliki anak kecil, merebaknya kabar penculikan anak di Media Sosial, itu sangat mengkhawatirkan diri saya,” ucap ibu muda ini.

Sementara petugas yang menerima laporan, langsung melakukan pencarian, alhasil Setelah hampir sekitar tiga jam pencarian, ternyata Gabriel didapati sedang bermain bersama beberapa temannya di tepian sungai Dusun Pangonan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, yang  Berjarak 2 km dari rumahnya.

Inspektur dua (Ipda) Na’i, mengimbau warga tidak mudah termakan isu penculikan anak, kendati demikian, ia mengapresiasi kesigapan orangtua yang cepat melaporkan. “Kami imbau warga tak mudah terprofokasi isu penculikan anak. Tapi tanggapnya orangtua patut kita apresiasi,” Pungkasnya. (Yond)

Berita Terkait Peristiwa

Tidak ada komentar: