"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 19 September 2017

Aktivis Penolak Tambang Emas Banyuwangi Hilang Misterius

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Aktibis lingkungan yang getol menolak Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi, M Yunus Wahyudi yang  sedang berseteru dengan NU dan Ansor, hilang misterius.

Bahkan menurut Moh Abdul Wahib (48), Kakak kandung Yunus tidak pulang sudah 4 hari, padahal selama ini,. adiknya selalu berpamitan jika pergi. Tidak biasanya Yunus itu pergi tanpa pamit, untuk itu dirinya merasa was-was, masih namun ia mengaku belum melapor ke pihak yang berwajib.

Menurutnya, sejak Jum’at malam adiknya itu sudah tidak ada kabarnya, nomor telponnya pun juga tidak bisa di hibungi. Untuk itu dirinya merasa was-was. “Adik saya itu, mau kemanapun, entah itu nginap di rumah temannya selalu memberi kabar,” ujarnya, Senin petang (18/9/17).

Saat mau pergi, lanjut Wahib, adiknya tidak pesan apa-apa. Dia hanya pamit mau keluar, tapi entah keluar kemana. “Jum’at sore Yunus pamit keluar, tapi dia tidak memberi tahu mau kemana, tahu-tahu pergi gitu aja. Sejak saat itulah Yunus tidak ada kabarnya hingga saat ini,” bebernya.

Banyak teman-temanya yang mencari dan menelpon ke beberapa sahabatnya.  “Teman-teman adik saya banyak yang mencari kerumah, menanyakan Yunus. Mereka juga menghubungi kerabat-kerabatnya. Semua yang dihubungi tidak ada yang tahu,” keluh Wahib.

Dirinya memohon kepada masyarakat Banyuwangi atau sahabat-sahabat adiknya, jika mengetahui keberadaan Yunus agar memberi tahu dirinya. “Jika ada yang tahu keberadaan Yunus, tolong beritahu saya ya. Anaknya setiap hari selalu menanyakan bapaknya,” pinta Wahib penuh harap.

Diberitakan sebelumnya bahwa GP Ansor dan Banser Banyuwangi, akan buru penghina NU dan kiai, mereka tidak terima peryataan Yunus yang menuduh para Kiai NU menerima aliran dana Investor Tambang emas Gunung Tumpang Pitu Pesanggrahan, Jika tidak mau minta maaf pasukannya siap memburu pelaku.

Pria yang getol menolak tambang emas Banyuwangi itu berdalih tidak mungkin menghina NU, pasalnya dirinya juga anggota NU, bahkan saat ini masih anggota, Pagar Nusa NU. Ia hanya ingin membokar oknum NU yang memanfaatkan NU. Jika dilaporkan ke aparat hukum, ia siap buka-bukaan.

Ansor dan Banser Banyuwangi Bantah Menculik
Pasca statemen Kepala Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi, di kantor PCNU, yang akan memburu selama 2 x 24 jam. Yunus Wahyudi menghilang. Dicari dirumahnya tidak tidak, bahkan anak dan istrinya kebingungan.

Menanggapi hal tersebut  Kepala Satkorcab Banser Banyuwangi Mashud, dihubungi melalui telepon selulernya membantah kalau pihaknya yang menculik Yunus Wahyudi. "Saya tidak permah mengatakan menculik Yunus, saya hanya mengatakan akan memburu, tidak menculik," kilah Mashud, Selasa siang (19/9).

Yang dimaksud memburu adalah memanggil Yunus guna melakukan tabayun (pertemuan,red) untuk duduk bersama. Tidak ada niatan untuk menculik atau menghabisi seseorang.  "Yang kami maksud perburuan ini, adalah melakukan tabayun, duduk bersama untuk islah, tidak ada maksud lain," dalihnya. (kim)

Berita Terkait Lingkungan

Tidak ada komentar: