"Selamat Hari Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018. Selamat Hari Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018.Selamat Hari Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018"
Custom Search

Monday, 11 December 2017

Aktivis Situbondo Gelar Aksi, Minta Tutup Tempat Prostitusi dan Tambang Liar

Situbondo, MAJALAH GEMPUR.Com. Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Gerakan Perlawanan Situbondo Anti Korupsi: Edukasi, Resistensi dan Advokasi (GP SAKERA), Senin, (11/12) gelar aksi minta Bupati dan Aparat penegak hukum tutup tempat Prostitusi dan tambang liar

Pasalnya praktek-praktek pelacuran dan penambangan ilegal di Situbondo semakin marak “Kami datang untuk mendukung Bupati Situbondo dan mengingatkan agar tempat prostitusi dan penambangan ilegal agar segera ditutup”, teriak etua umum LSM GP Sakera Syaiful Bhari saat orasi di depan Pemkab setempat.

Menurutnya, meski bupati sudah menyatakan bahwa warung remang-remang yang menjadi ajang transaksi -esek -esek di Kecamatan Besuki akan dibongkar hingga akhir tahun 2017, itu masih belumlah cukup, “Masyarakat meminta  bupati untuk secara total  menertibkan tempat -tempat  sarang Prostitusi itu”, tegasnya.

Pengunjuk rasa juga mengancam, jika Bupati tidak bisa memenuhi tuntutan mereka, mereka akan melakukan aksi unjuk rasa di GS dengan jumlah massa yang lebih besar. “Penertiban  prostitusi harus dilakukan secara total, seperti di Gunung sampan, GS di desa Kotakan”, tambahnya .

Orasi di Mapolres Situbondo, mereka minta Polsisi tegas maraknya tambang liar atau Ilegal yang selama ini terkesan menjadi pembiaran. "Kami meminta kepada  polres Situbondo, melakukan tindakan konkrit terhadap tambang yang dilakukan  secara ilegal dan penambangnya harus diproses secara hokum” katanya .

Dari polrespendemo bergeser melakukan  orasi  didepan kantor DPRD Situbondo, mereka meminta DPRD bersikap tegas  untuk memberantas Prostitusi yang selama ini  menjadi wabah penyakit masyarakat, demikian juga menutup  adanya tambang ilegal yang selama ini dikeluhkan masyarakat .


Untuk mengawal jalannya aksi, Polisi menyiagakan persinil gabungan, Dalmas, Sabhara, Intel dan Reskrim serta pengawalan dan pengamanan penggal jalan raya oleh Satlantas. Selama aksi damai yang dilakukan GP Sakera berjalan dengan damai dan tidak mengganggu aktifitas masyarakat. (Edo)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: