"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Saturday, 12 May 2018

Pelanggar Lalu Lintas Di Jember Didominasi Anak Dibawah Umur


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pelanggaran laka lantas operasi patuh 2018 Satlantas Polres Jember sejak 26 April hingga 9 Mei 2018 lalu, mengalami kenaikan signifikan, naik 24% dari operasi patuh tahun 2017.

Selama kurun waktu 14 hari, sedikitnya 4.635 surat tilang “Tidak hanya pada pelanggaran, namun dari beberapa kejadian juga mengalami peningkatan. Demikian disampaikan Kasatlantas Polres Jember AKP. Prianggo Malau Parlindungan kepada sejumlah media, Sabtu, (12/5/2018).

“Ini sangat ironis sekali, hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas hingga saat ini masih sangat rendah, bahkan dari 60 pelanggar yang tidak memiliki SIM, 40 diantaranya adalah anak yang masih di bawah umur,” Jelasnya.

Disamping itu, angka kejadian lalu lintas menurutnya juga naik sekitar 133%. Jika tahun 2017 ada sekitar 24 kejadian, tahun 2018 bertambah menjadi 43 kejaian, kenaikan sekitar 79,1%, begitu juga korban meninggal dunia akibat laka lantas, pada 2017 3 korban, tahun 2018 tercatat 7 korban meninggal.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan operasi dan akan memberlakukan tindakan khusus terhadap pengendara dibawah umur, karena dari banyaknya kejadian, 50% lebih disebabkan pengendara yang belum memiliki SIM, dan sebagian besar terjadi pada anak dibawah umur,” ujar Kasatlantas.

Untuk memberikan efek jerah, tidak hanya meilang, tapi juga akan memanggil orang tuanya untuk pembinaan. Satlantas juga akan memasang beberapa replika mobil patroli, petugas maupun lampu peringatan di beberapa titik yang dianggap black spot yang ada di daerah Jember, khususnya menghadapi arus mudik.

“Ada 3 titik yang paling rawan angka kecelakaanya, yaitu di Pakusari, Tanggul dan Bangsalsari, pada titik yang rawan itu nanti kami akan memasang replika kendaraan polisi dan petugas, dengan harapan warga akan lebih berhati-hati saat melintas,” tambahnya.

Selain memasang replika, Satlantas Polres Jember juga melatih warga sekitar lokasi dalam penanganan korban laka lantas, sehingga korban yang mengalami luka berat bisa segera tertolong oleh warga dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pada titik titik black spot, kami selain menempatkan beberapa petugas, kami juga memerikan pelatihan kepada warga dalam memberikan pertolongan pertama, terutama kepada korban luka berat, hal ini diharapkan bisa mengurangi resiko korban meninggal dunia,” pungkas Kasatlantas.

Operasi patuh 2018 ini bagian dari menyambut operasi ketupat untuk mencegah kecekalaan dan pelanggaran, dengan target 7 sasaran yaitu, menggunakan HP, melawan arus, helm ber SNI, membonceng lebih dari satu orang, dibawah umur, pengaruh Narkoba dan mengemudi dengan kondisi mabuk. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: