"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 6 June 2018

Polres Jember Tempatkan Sniper Di Titik Rawan Kriminal

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Kapolres bersama Bupati dan Dandim, Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Negri (PN) Jember, musnahkan Ribuan Botol Miras Okerbaya dan Narkoba (sabu).

Untuk enyukseskan Operasi Ketupat Semeru 2018 sesuai instruksi Kapolri Jenderal Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D, sejumlah upaya telah dipersiapkan  mulai dari anggota, kendaraan serta berbagai strategi, termasuk penyiagaan beberapa penembak jitu di titik rawan.

“Sniper kita tempatkan di titik rawan kriminalitas, untuk ancaman bajing loncat, begal tembak di tempat,” Demikian ditegaskan Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH usai upacara apel operasi ketupat semeru yang digelar di Alun-alun Jember, Rabu (6/6/2018).

Operasi dimulai 8 hingga 24 Juni 2018, polisi mempersiapkan 359 personil yang terdiri dari 202 dari Polri dan sisanya 157 dari instansi samping (banser, dishub, RRI, raung offroad, dan lainnya). Sedangkan untuk pos pengamanan, polisi menyiapkan 6 pos pengamanan, 6 pos pelayanan serta 1 pos terpadu.

Kapolres Jember, Kusworo Wibowo menghimbau masyarakat sebelum pergi mudik, mengecek kesiapan fisik badan serta kesiapan kendaraan. Sebelum mudik harap mengunci ganda, jendela agar ditralis, dan melapor ke camat, polsek atau koramil agar kami mengetahui, sehingga akan lebih disiagakan pengamanan,” imbuhnya.

Usai apel, polisi memusnahkan 5.398 botol miras, 10 ribu pil trihex dan dextro di depan kantor Pemkab Jember. “Biasanya di Mapolres, namun kali ini di depan kantor Pemkab Jember, alasannya pertama karena ini masih rangkaian dengan gelar pasukan operasi ketupat,"Jelas Kapolres

Lanjut Kusworo, kedua karena ini tempat umum sehingga masyarakat bisa melihat secara langsung bahwa miras ini berbahaya dan kita musnahkan dan ini ada sanksinya dimana bagi yang mengkonsumsi dikenakan tipiring, sedangkan yang menjual akan dipenjara.

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR turut menaiki alat berat bersama Kapolres dan Dandim melindas ribuan botol miras dan menyampaikan apresiasinya. “Ini gerakan penyelamatan generasi bangsa. Langkah polisi, patut didukung semua komponen masyarakat,” ucap Bupati. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: