"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 1 November 2018

Limbah Kapal Diduga Cemari Perairan Pantai Duwet Situbondo

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Limbah Gerbage Dan Wesege yang diduga berasal dari kapal bertonase besar mencemari pantai desa Duwet Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Akibat limbah tersebut warga  yang resah meminta Dampak Lingkingan Hidup (DLH), Situbondo beserta pihak Syahbandar segera turun tangan dalam penindakan juga pengawasan atas aktivitas kapal yang membuang limbah di pantai desa Duwet.

"Usai mendapat informasi terkait adanya limbah Gerbage Dan Wesage, kami bersama-sama warga langsung melakukan pengecekan di Pantai desa Duwet Situbondo untuk melihat kebenaran itu  dan ternyata memang itu benar adanya”  kata Halik  salah satu warga setempat, Kamis  ( 1/11/2018).

Menurut pria yang juga aktivis itu, bahwa limbah dari aktivitas kapal Gerbage dan Wesege yang kerap bersandar di tepi pantai itu mencemari  pantai, jika dibiarkan jelas pantai akan tercemar, dan mengganggu nelayan, karena  pantai itu merupakan dermaga tempat menambatkan perahu sekaligus tempat mencari penghidupan.

Sementara Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kalbut, Nanang Efendi, mengaku belum mendapatkan laporan, namun ia mengatakan di pantai itu bukan wilayah kewenagnnya melainkan Kekewenagan KSOP Pelabuhan panarukan, karena lokasi limbah  masuk di wilayah Kecamatan Panarukan.

"Namun kami sangat berterima kasih atas informasi ini  dan akan segera melakukan pengecekan,Jika memang itu benar adanya limbah yang berasal dari Kapal yang membuang di tempat itu pihaknya akan segera berkordinasi dengan pihak DLH dan Juga Pihak Syahbndar Panarukan untuk cepat mengambil tindakan tegas.

Terpisah juga di konfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Situbondo Halil mengaku selama ini tidak tahu tentang adanya limbah dan belum ada laporan dari masyarakat. " Selama ini kami belum tahu dengan adanya limbah itu , justru saya mendapatkan laporan atau informasi ini  teamn wartawan , " ujarnya.

Namun piihaknya segera turun ke lokasi untuk memastikan adanya limbah itu. Halil juga mengaku selama ini belum ada kordinasi dari pihak Syahbandar Kalbut adanya limbah tersebut dan pihak Syahbandar juga bertanggung jawab karena Syahbandar juga punya hak dan wewenang adanya limbah dari kapal itu. (edo).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: