"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 19 March 2018

RSUD Besuki Situbondo Targetkan Tahun 2018 Lulus Akreditasi

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk Lulus Akreditasi tahun 2018, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki Kabupaten Situbondo, sekitar tiga bulan yang lalu, realisasikan empat layanan utama.

Keempat layanan tersebut merupakan pelayanan yang inti. “Yaitu keamanan, peningkatan palayanan diruangan pasien, pemenuhan dokter umum dan spesialis serta penyediaan tempat parkir yang berkualitas, aman, nyaman”, kata  Direktur RSUD Besuki, dr.H.Budiono Senin (19/3/2018).

Untuk keamanan, RSUD merangkul pihak berwajib untuk dijadikan koordinator dan pembina satpam yang bertugas di rumah sakit. "Ada juga pengawasan CCTV, baik yang menggunakan WIFI atau pakai kabel. ini yang terus menerus memonitor keamanan," Jelasnya.

Sedangkan untuk peningkatan pelayanan, melakukan peningkatan integritas dan kompetisi sumber daya manusia. untuk keperluan ini, pihak rumah sakit menggandeng beberapa perguruan tinggi. Salah satunya, Universitas Jember (UNEJ).

Sementara dalam peningkatan pelayanan, pasien sudah disediakan teknologi bel di tiap-tiap ruangan. Bel ini bisa dimanfaatkan oleh pasien untuk berinteraksi langsung dengan Tim medis. Pasien tinggal membunyikan bel ketika membutuhkan pelayanan petugas. “Petugas akan datang langsung keruangan tersebut”, Jelasnya.

Selain itu, RSUD juga membuat beberapa unit pelayanan baru. Yaitu ruangan NICU dan HCU. Ada juga unit unggulan, yaitu Hemodialisa.  "Untuk peningkatan pelayanan, kita sudah memberangkatkan dokter umum dan perawat untuk mengikuti pendidikan di RSCM Jakarta," Lanjutnya.

Untuk pemenuhan dokter umum dan spesialis, RSUD Besuki bekerjasama dengan beberapa rumah sakit di Indonesia. "Kami juga sudah melakukan terobosan langsung ke kementerian kesehatan. Ini bukti nyata, bahwa kami akan terus berusaha untuk lebih maju," katanya.

Menurut Budiono, untuk memberikan pelayanan terbaik, harus bekerja lebih cepat. Dia mengaku, hal pokok dari program akreditasi adalah merubah kebiasaan petugas medis, untuk dapat menjalankan tugas sesuai standar adalah hal yang perlu kerja keras.

"Kita menghadapi tantangan berat untuk mengubah kebiasaan untuk bekerja sesuai standar, namun kerja berat itu akan terasa ringan manakala semua pihak mau menyadari dan siap untuk berubah menuju lebih baik," paparnya.

Untuk tempat parkir, pihaknya sudah menggandeng pihak ketiga. "Kita menggunakan alat canggih agar kendaraan pengunjung tetap aman. Targetnya tahun ini, RSUD Tahun 2019 nanti, berhasil naik kelas type C, kami yakin bisa tercapai," Pungkasnya. (mam).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: