"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 10 July 2018

Kasus Kekerasan Jurnalis Dilimpahkan Ke Subdenpom Oleh Polres Jember

Wartawan Berita Jatim (Baju Merah) saat bersalaman dengan Kapolres Jember
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Lantaran salah-satu pelaku penganiayaan jurnalis diduga dari oknum TNI, Polres Jember limpahkan kasus tersebut kepada Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) V/3-2 Jember.

"Kami sudah melakukan rangkaian penyelidikan, baik pemeriksaan korban, saksi, dan visum korban hingga mendapatkan keterangan yang terlibat”, Demikian disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo kepada sejumlah wartawan di Mapolres Jember, Selasa. (10/7/2018)

Ada dua oknum TNI berinisial W dan S, salah satunya berseragam TNI diduga terlibat kasus kekerasan terhadap wartawan Berita Jatim Oryza Ardiansyah Wirawan saat peliputan pertandingan sepak bola liga III antara Persid Jember VS Sindo Dharaka di Stadion Jember Sport Garden pada 4 Juli 2018.

"Untuk itu Hari ini secara resmi Polres Jember melimpahkan berkas perkara tersebut kepada Subdenpom TNI di wilayah Jember dan kami terus berkoordinasi dengan baik, sehingga penanganan kasus kekerasan yang dialami jurnalis bisa dilaksanakan secara profesional," tuturnya.

Pasalnya Polres Jember tidak bisa menetapkan tersangka, pihaknya hanya menelusuri kejadian itu berdasar keterangan saksi, korban, dan rangkaian acara, penetapan tersangka wewenang Subdenpom.  "Silakan kawan-kawan media melakukan konfirmasi langsung dengan Subdenmpom TNI di Jember," katanya.

Sementara untuk pelaku yang diduga dari warga sipil, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan termasuk dari tayangan video baik dari penonton maupun panitia. "Video itu kami tonton bersama secara berulang-ulang, bahkan diperbesar. Tidak terlihat ada warga sipil yang terlibat," ujarnya.

Penganiayaan, saat Oryza mengambil gambar via HP saat pemain Sindo Dharaka tak bisa mengendalikan emosi ketika protes kepada wasit, karena dianggap melanggar yang berujung finalti dan Gol, atas kejadian itu Oriza mengalami luka lebam dan dirawat ke RS Jember Klinik. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: