"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 6 September 2018

Mensos Targetkan Angka Kemiskinan Indonesia Tahun 2019 Turun

Jakarta, MAJALAH-GEMPUR.Com. Saat Raker dengan Komisi VII DPR RI, Menteri Sosial (Mensos) RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan angga kemiskinan pada Tahun 2019 turun.

Dalam rencana kerja 2019 Kemensos akan berfokus pada upaya menurunkan tingkat kemiskinan.  Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dalam Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2019 yang berlangsung di gedung DPR, Kamis, (6/9/2018).

Mensos mengatakan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla adalah "Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas".  Di dalamnya ada lima Program Prioritas Nasional.

Pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. Pengurangan Kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektifitas dan kemaritiman. Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif. Pemantapan ketahanan energi, pangan dan sumber daya air dan Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.

Dalam RKP juga ada 3  program prioritas nasional, Pembangunan Melalui Pengurangan Kemiskinan dan Peningkatan Pelayanan Dasar, Pengurangan Kesenjangan Antarwilayah Melalui Penguatan Konektivitas dan Kemaritiman, dan Stabilitas Keamanan Nasional dan Kesuksesan Pemilu.

Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher mengatakan kenaikan anggaran di Kemensos dapat dipahami dan diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan kemiskinan. "Semoga mampu mendorong kemandirian dan menumbuhkan  jiwa kewirausahaan sehigga lepas dari kemiskinan," katanya.

Seperti diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami titik terendah dalam hal persentase kemiskinan sejak tahun 1999, yakni 9,82 persen pada Maret 2018 atau sekitar 9,82 persen, jumlah penduduk miskin mencapai 25,95 juta orang.

Pada periode sebelumnya, September 2017, tercatat sebesar 10,12 persen atau setara dengan 26,58 juta orang penduduk miskin. Salah-satu penyebabnya adalah bantuan sosial tunai dari pemerintah yang tumbuh 87,6 persen pada kuartal I 2018 atau lebih tinggi dibanding kuartal I 2017 yang hanya tumbuh 3,39 persen. Selain itu, juga dari program Beras Sejahtera dan BPNT kuartal I yang tersalurkan sesuai jadwal. (hms).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: