"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 7 November 2018

Wapres JK Serahkan Penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018

Jakarta, MAJALAH-GEMPUR.Com. Wapres Jusuf Kalla Serahkan penghargaan Top 40 Inovasi Layanan Publik pada pembukaan the International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).




Dalam kesempatan itu Wakil Presiden mengatakan bahwa inovasi menjadi hal penting dalam meningkatkan pelayanan publik. "Untuk itu Inovasi yang ada harus terus dikembangkan," ujarnya saat memberikan sambutan pada Pembukaan IPS Forum 2018 Rabu (07/11/2018).

Dikatakan, dalam era seperti saat ini, teknologi dibutuhkan dalam pelayanan publik agar lebih cepat. Seperti diketahui, sejumlah instansi pemerintah telah memiliki inovasi berbasis teknologi untuk memangkas birokrasi bahkan untuk mencegah tatap muka antara petugas dan masyarakat untuk mengurangi celah negosiasi.

Wapres juga mengapresiasi inovasi dari bagian paling timur Indonesia yang menerima penghargaan tingkat internasional yang digelar PBB yakni Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.  "Ini menjadi contoh dunia. Bagaimana layanan  diperbaiki. Upaya ini menjadi pembelajaran daerah lain," katanya.

Sementara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan bahwa negara harus memiliki pelayanan publik yang baik. Keberhasilan bangsa ketika publik percaya pada aparatur dan negara sehingga kesejahteraan terwujud. "Sombiosis mutualisme harus dibangun terus. Sehingga kepercayaan publik bangkit pada pemerintah," katanya.

Melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 636/2018, Kementerian PANRB menetapkan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik. Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 merupakan inovasi yang dikategorikan outstanding (terpuji) hasil seleksi dari Top 99.

Penilaian kompetisi dilakukan oleh Tim Evaluasi dan Tim Panel Independen yang merupakan para akademisi, praktisi, dan pakar pelayanan publik yang kompeten dan memiliki reputasi baik. Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terdiri dari lima inovasi kementerian, dua inovasi Kepolisian, 8  inovasi pemerintah provinsi, 15 inovasi kabupaten, dan 10 inovasi dari pemerintah kota.

Kompetisi ini merupakan wujud dari program One Agency, One Innovation yang  mewajibkan K/L dan pemerintah daerah untuk menciptakan minimal satu inovasi setiap tahunnya. 

Proses kompetisi ini dilakukan secara online melalui aplikasi berbasis web Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) melalui http://sinovik.menpan.go.id. Telah terekam sebanyak 2.824 inovasi pelayanan publik di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun ini. Bulan September lalu, juga telah dilakukan Penyerahan Penghargaan bagi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018. (hms PANRB).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: