"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Sunday, 20 January 2019

Ini Cara Kapolres Jember Agar Kaum Milenial Tertib Berlalu Lintas



Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ribuan muda-mudi Minggu (20/1/2019) pagi ikuti senam Sehat Gembira menuju Millennial Tertib Lalulintas Indonesia Gemilang bareng Kapolres dan Satlantas Polres Jember.


Kegitan bertajuk Road Safety Festival pada Car Free Day ini guna untuk menekan angka kecelakaan di seluruh Indonesia yang masih tinggi. Pasalnya rata-rata korban maupun pelaku yang terlibat kecelakaan Lalu Lintas, masih diusia produktif, yakni pada usia 17 hingga 35 tahun.

“Untuk itu Kepolisian Republik Indonesia, menyerukan pada Polda dan Polresta Kota / Polres Kabupaten untuk melakukan Millennial Road Safety Festival,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH didampingi Kasatlantas  AKP Edwin Nathanael,SH, SIK, usai acara di Alun-alun Jember.

Pantauan media ini para peserta sangat antusias, tidak jarang mereka yang mayoritas masih muda ini saling berebut untuk bersuafoto dengan Kapolres yang juga ikut senam hingga acara usi, acara diakhiri hiburan musik dangdut pembagian dorprize bagi yang berhasil menjawab pertanyaan seputar Lalu Lintas.

Menurut Kapolres, Kusworo bahwa Millennial Road Safety Festival merupakan kampanye keselamatan berlalu lintas, yang secara spesifik ditujukan pada kelompok millennial berusia 15-35 tahun. “Kampanye keselamatan itu diharapkan punya dampak positif bagi masyarakat, khususnya dari segi keselamatan”, jelasnya.

Pasalnya mereka adalah kelompok usia produktif, generasi potensial yang punya masa depan cerah. "Untuk itu sasaran kami yaitu sejumlah sekolah dan Kampus, sedangkan kegiatan pagi ini masih Launching, kick off, atau pemanasan, artinya akan ada sejumlah acara lainnya," kata orang nomor satu di Polres Jember ini.

Sekedar diketahui, kejadian laka lantas di tahun 2018 di seluruh Indonesia ada 107 ribu lebih kejadian, dengan jumlah korban luka ringan 129 ribu lebih, korban luka berat 13 ribu lebih, dan korban meninggal 29 ribu lebih serta rata-rata korban terbanyak di usia 17-35 tahun. (edw/eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: