"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 21 February 2019

Jelajah Kebangsaan Pimpinan Mahfud MD Singgah di Stasiun Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Saat perjalanan ke Banyuwangi, rombongan Jelajah Kebangsaan pimpinan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD Kamis (21/2/2019) sore singgah di Setasiun Jember.

Tampak rombongan yang datang bersama rombongan sekitar jam 15.30 wib langsung menggelar diskusi kebangsaan di ruang VIP PT KAI Daop IX Jember, disambut Bupati Jember, dr Faida, MMR, diantaranya Romo Beni, dan lain sebagainya, hadir juga Rektor Unmu Jember, dan perwakilan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu Mahfud mengajak masyarakat untuk melawan hoax. "Karena akibat berita hoax bisa membuat orang  saling membenci, hal ini akan menimbulkan keresahan bagi keberlangsungan ikatan bersatunya kita sebagai orang Indonesia, apalagi saat Pemilu" tegas Mahfud.

Lebih baik menurutnya, menggunakan hak pilihnya untuk mencari pemimpin dan wakil rakyat yang dianggap baik sesuai dengan hati nurani masing-masing, apapun pilihannya, jangan sampai merusak ikatan persaudaraan bangsa Indonesia untuk selamanya.

Bupati Jember Faida mengapresiasi kegiatan yang dipimpin Mahfud MD ini, menurutnya Jelajah Kebangsaan ini  sangat bermanfaat bagi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mampirnya tim itu ke Jember sangat berarti bagi semua," tuturnya. (eros).

Faida membenarkan bahwa rasa kebangsaan kita saat ini sedang terganggu, penyebabnya salah-satunya berasal dari berita hoax.  Begitu banyak orang yang menganggap hoax itu adalah hal biasa. Namun, justru hal itu yang dapat  memecah belah bangsa dan merusak etika berbudaya dan berbangsa.

Bagi bupati, hoax adalah kata-kata yang tidak bertanggungjawab, yang tidak bisa dibiarkan, tidak boleh dianggap remeh, harus dilawan dan diluruskan. "Orang harus cerdas membedakan yang mana yang hoax, yang mana yang fakta," tegasnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: