"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 25 March 2019

Satu Penambang Diduga Tewas Tertimbun Longsor Gunung Kapur Jember



Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Satu penambang dikabarkan tewas tertimbun longsor Gunung gamping (kapur) diutara pintu masuk Pabrik Semen dusun Kapuran Desa Grenden Kecamatan Puger, Jember.

Gunung yang menjadi Ikon desa grenden itu diketahui Ijin kelolanya milik  PT Cahaya Candra yang beralamatkan di desa Puger kulon Kecamatan Puger Kabupaten Jember dan PT ini diketahui mengelola Gunung Kapur  Seluas 10 hetar.

Longsor yang diperkirakan 40 meter itu terjadi sekitar 07.45 pagi disaat pekerja sedang beraktifitas melakukan pembersihan sisa dari ledakan, tanpa diduga terjadi longsor yang mengakibatkan satu orang pekerja tewas tertimbun longsoran batu kapur dan dua orang mengalami luka luka.

"Satu orang dikabarkan tertimbun batu kapur bernama Pak Cipto warga dusun Sulakdoro Desa Lojejer Kecamatan Puger karena saat terjadi lonsor dia sedang bekerja di bawah longsoran itu." Ujar Misno warga asal Grenden kepada sejumlah wartawan saat ditempat kejadian, Senin (25/3/2019).

Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka ringan Hasan (33) asal desa Kasian dan Ahmad (Ucok) asal Medan, dilarikan kerumah klinik Graha Puger Sehat, Kecamatan Puger. "Awalnya terdengar gemuruh yang sangat keras tidak berapa kemudian terjadi Longsor, suaranya terdengar keras sekali," katanya

Sontak saja para penambang lainnya berlarian meninggalkan lokasi menyelamatkan diri. Beberapa Jam setelah kejadian, seorang wanita yang lain Istri korban (Cipto) mendatangi lokasi dengan didampingi keluarganya menangis tersedu-sedu dan memanggil manggil Suaminya.

Melihat itu, pihak Petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Puger Polres Jember yang berjaga dan mengamankan Lokasi kejadian Pasca Kejadian menganjurkan untuk pulang dan di tunggu dirumah, agar tidak menggangu proses pencarian korban.

Hingga saat ini pihak BPBD, Basarnas, dan Kepolisian masih berada dilokasi untuk melakukan tahap pencarian korban menunggu situasi yang memungkinkan melakukan proses evakuasi terhadap korban, karena terlihat kondisi tebing masih sangat berbahaya.

Menurut Kapolsek Puger Ajun Komisaris Polisi Sudariyanto, dugaan sementara kejadian ini disebabkan akibat Intensitas curah hujan.  "Sehingga  batu Kapur yang kondisinya bertebing bertebing sangat Labil dan mudah sekali longsor karena tidak mampu menahan derasnya debit air." terangnya.

Pada saat terjadi lonsor para pekerja sedang melakukan pembersihan jadi tidak ada aktifitas peledakan di Gunung kapur seperti biasanya. "Untuk saat ini satu orang tertimbun longsoran dan dua orang mengalami luka luka,  sekarang dalam perawatan tim medis di klinik Graha Puger sehat puger," pungkasnya. (eros).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: