"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 26 August 2019

Kegelisahan PCNU Kencong "Islam Mundur Sisi Keilmuan, Maju dalam Syiar"

KH. Khoir Zad Maddah saat mengisi acara tasyakuran, kredit foto: Takril

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Islam dari waktu ke waktu terus mengalami perkembangan. Namun, tidak pada semua sisi, saat ini islam hanya mengalami perkembangan dari sisi syiarnya saja, sementara yang lainnya cenderung mandek bahkan mundur.


Kondisi tersebut membuat Ketua Syuriyah NU Cabang Kencong KH. Khoir Zad Maddah seolah gelisah, ia menyebut pendidikan Islam mengalami perkembangan cukup pesat hanya pada syiarnya. Sebaliknya, sisi keilmuan, islam tidak ada perkembangan. Bahkan, mengalami kemunduran.

Sehingga, sambung Gus Yak, menjadikan islam terlihat rancau. Islam terlihat membolehkan segala sesuatu, sehingga semuanya halal, "Sebaliknya ada Islam yang kelihatannya garang sehingga semuanya menjadi haram." ujar Gus Yak, sapaan Pengasuh PP. Assuniyyah Kencong tersebut saat mengisi acara tasyakuran di kediaman Sunarsih Khoris pada Minggu malam 25 Agustus 2019. 

"Itulah problem umat Islam sekarang, ketika kita menerima keilmuan tentang Islam maka keilmuan itu kita terima apa adanya. Padahal, bisa jadi keilmuan tersebut tidak bersumber dari keislaman yang benar," terang Gus Yak. Dia menjaskan, problem yang dihadapi islam saat ini, banyaknya ummat Islam tidak memahami Islam secara benar.

Gus Yak mengakui, syiar Islam saat ini memang berkembang pesat di mana-mana. Namun, dia menggaris bawahi bila berbicara tentang keilmuan Islam maka tidak ada perkembangannya sama sekali. "Kondisi keilmuan Islam saat ini memprihatinkan, sebab Islam tidak banyak dipahami tetapi memahami Islam hanya dari kulitnya saja," ungkapnya.

Gus Yak berharap, bila umat Islam memahami Islam secara baik, maka kehidupan ini pun akan menjadi semakin baik. Oleh karenanya, umat Islam secara sadar ataupun tidak, mestinya harus mulai menata kembali bagaimana agar pendidikan Islam bisa kembali sebagai mana dahulu kala.

"Semoga para wakil rakyat yang ada di gedung dewan bisa memperjuangkan lewat jalur resmi agar bagaimana pendidikan tentang Islam masih bisa masuk ke ranah pendidikan secara formal sehingga kita benar-benar memahami Islam secara benar dan sempurna," pungkasnya. (RF).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: