"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 20 March 2020

Cegah Corona, PMI Jember Bagikan Antiseptik dan Masker Kepada Wartawan

Ketua PMI (kiri) didampingi Ketua FWLM saat berkunjung di Kantor FWLM Jember
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Cegah penyebaran virus Corona di kalangan Wartawan, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jember bersama tim Jumat (20/3/2020) melakukan pemasangan Hand Satitizer dan membagikan masker gratis kepada para Wartawan.

Pemasangan Hand Satitizer dan pembagian masker dilakukan di kantor Organisasinya masing-masing, diantaranya kantor Ikatan JurnalisTelevisi Indonesia (IJTI) Tapalkuda, Forum Wartawan Lintas Media (FWLM), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) juga di kontor radio serta media massa seperti Radar Jember dan Memo X Biro Jember.

Pemasangan antiseptik dan pembagian masker gratis ini juga dilakukan ke sejumlah tempat-tempat pelayanan umum diantaranya kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Jember, kantor pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas dan Samsat Polres Jember, pasar tradisional dan sejumlah tempat ibadah.

Ketua PMI Cabang Jember, H EA Zaenal Marzuki SH MH, menjelaskan bahwa PMI tidak hanya sekedar memberikan bantuan, sekaligus memberikan edukasi dan sosialisasi bagaimana menghadapi situasi dan kondisi merebaknaya virus corona di Indonesia. Itu sesuai himbauan pemerintah dan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO).

“Yang utama sebernarnya bagaimana kita membiasakan diri hidup bersih dan lingkungan tetap bersih, makan-makanan yang teratur dan bergizi ditambah multi vitamin serta sering-sering berolah raga, cuci tangan dan menggunakan masker, jika fisik kita sehat maka kekebalan tubuhnya kita akan meningkat dan tidak akan mudah terserang penyakit,”, jelasnya.

Makanya, kata Marzuki, pengetahuan itu akan terus dilakukan baik langsung maupun melalui media massa. Diakuinya memang ada kendala mendapat bahannya, sulit dan langkah, tapi PMI akan terus berusaha, asal stoknya ada, akan dibeli, dan langsung dibagikan kepada masyarakat, kalau perlu hingga di tempat umum di Kecamatan-kecamatan.  Program selanjutnya, penyemprotan.

“Pada situasi seperti sekarang ini, Palang Merah Indonesia dipanggil,  bukan hanya sekedar oleh masyarakat, tetapi Tuhan (Allah SWT) yang manggil kita untuk menyelamatkan manusia, saya bilang kepada teman-teman, udah lakukan apa adanya, jangan pernah ragu melaksanakan”, tegasnya.

Pembagian masker dan pemasangan hand sanitizer gratis itu, lanjutnya, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat, tak terkecuali, para pekerja media yang kesehariannya bertugas peliputan di lapangan yang terkadang, karena memburu berita, lupa akan kesehatan dirinya dan PMI Jember hadir salah-satu tugasnya juga untuk melindungi para wartawan.

Untuk itu Ia berpesan  agar wartawan selalu menjaga kebersihan diri, sarana dan prasarana di tempat kerja dan senantiasa menjaga pola hidup sehat dengan melakukan pembersihan interior serta eksterior tempat kerja secara rutin sebelum ataupun sesudah bekerja.

“Karena dalam pencegahan virus Corona bisa dimulai dari diri sendiri dan hal yang kecil, Terima kasih, banyak dibantu, karena tanpa teman-teman media tentu masyarakat tidak tersentuh, sebagai jurnalis agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik”, pungkasnya.

Kertua Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember, Ihya Ulumiddin, mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapatm terima kasih kepada Ketua PMI Jember, Zainal Marzuki dan Timnya yang sudah peduli atas keselamatan para kuli tinta ini.  Pria yang akrab disapa Udik ini mengakui, memang selama ini, lantaran untuk memburu berita,  hingga lupa menjaga kesehatan dirinya.

“Terima kasih sudah diingatkan dan dibantu Hand Satitizer dan masker, mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh teman-teman jurnalis. Sehingga dalam menjalankan tugasnya sebagai kuli tinta bisa aman”, katanya. (eros).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: