"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 19 March 2020

Jurus PMI Jember Jaga Stok Darah Saat Darurat Virus Corona

Ketua PMI Zaenal Marzuki Didampingi dr Dudung Ari Rusli saat Pantau Stock Darah
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sejak Kamis, 19 Maret 2020 pukul 08.09 WiB hari ini, hingga dua minggu kedepan, stoknya darah di  Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI)  Kabupaten Jember masih Aman.

Stok Darah sebanyak 634 kantong, untuk Golongan Darah A, Komponen WB 110, PRC 81, TC 16 dan FFP 13 Kantong. Golongan Darah B, Komponen WB 24, PRC 86, TC 11, dan FFP 9 Kantong. Golongan Darah AB, Komponen Darah WB sebanyak 36, PRC 71, TC 0, dan FFP 3 Kantong.  Golongan Darah O, Komponen Darah WB sebanyak 56, PRC 91, TC 14, dan FFP 13 Kantong.

“Untuk stok Darah 1 - 2 minggu kedepan, aman. Cuman tentu dengan adanya himbauan pemerintah agar mengurangi orang berkumpul banyak, untuk antisipasi penyebaran virus corona, memang sedikit ada kendala”. Jelas Ketua PMI Jember E.A Zaenal Marzuki, SH, MH, Kamis (10/3/2020).

Meski dalam situasi darurat Virus Corono itu, kata Zainal, PMI bertekat akan tetap menjaga ketersediaan kebutuhan darah, dengan mengajak masyarakat tetap mendonorkan darahnya, tentunya dengan formula yang tetap memperhatikan, agar tidak berkumpul orang banyak.  

Yaitu dengan jemput bola, menerjunkan langsung mobil unit-unit donor darah ke lapangan dan memperpanjang interfalnya, sehingga pendodor bisa bergantian. “Apabila ada kelompok, maksimal 10 orang minta difasilitasi, kita jemput dan antar pulang. Kita kolekte semampunya. tehnisnya nanti biar ditangani kepala UTD, dr Dudung Ari Rusli”, jelasnya.

Karena, katanya, di Indonesia sekarang ini tidak hanya menghadapi Corona saja tetapi juga ada demam berdarah. Maka PMI, terutama UUD sebagai penanggungjawab penyedia dan kualitas darah, harus mempersiapkan dengan segalah upaya agar kebutuhan yang mungkin timbul bisa tercukupi.  

Dalam kesempatan itu Zainal, mengapresiasi, para relawan, tetap kompak dan sinergi dengan berbagai fihak. “Bahkan relawan yang On dulunya on coll kita libatkan, sehingga kekuatan kita bertambah. Karena, kita lagi ada program, pasang antiseptik di pasar, keramaian, layanan publik seperti Samsat, Satlantas, Dispenduk hingga  masjid-masjid”, pungkasnya.  (hms/eros).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: