"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 17 March 2020

SDN di Jember ini, Hanya Memiliki 2 Guru dan 8 Siswa


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com -
SDN Kramat Sukoharjo 04 Kecamatan Tanggul sungguh memprihatinkan. Betapa tidak, sekolah yang sudah hampir setahun tidak mempunyai Kepala Sekolah ini hanya mempunyai 1 guru PNS sebagai guru kelas dan 1 guru SP.

Salah satu guru yang sudah PNS, Kunti Winarsih mengatakan, Letak sekolah SDN Kramat Sukoharjo 04 jauh dari kota kecamatan, arah utara dari ibu kota kecamatan sekitar 15 km dan menuju sekolah harus naik turun perbukitan dengan infrastruktur tanah tidak beraspal.

Sampai tahun ini, sambung Kunti, jumlah siswanya hanya ada 8 , dari 8 siswa ini masing masing kelas 1 dan kelas 2 tidak ada siswa, kelas 3 ada 2 siswa, kelas 4 dan 5 masing masing 1 siswa dan kelas 6 ada 4 siswa dan apabila tahun kelulusan tahun ini kelas 6 yang 4 siswa ini lulus maka SDN Sukoharjo 04 hanya ada 4 siswa, "Terus bagaimana nasib sekolah kami," kata Kunti.

Kunti sempat menyampaikan keluhannya tersebut saat acara kongres Kepala Sekolah SD dan SMP di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, 13 Maet 2020 lalu. Bahkan, Kunti melayangkan pertanyaan ini ke Bupati jember, dr Faida MMR lewat selembar kertas yang disampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Dr. Edi Budi Susilo, tentang nasib SDN Kramat Sukoharjo 04 .

Sementara Ka Dispendik DR Edi Budi Susilo mengatakan, terkait keberadaan SDN yang minim siswanya, "Langkah pemerintah kabupaten sesuai dengan ketentuan sekolah yang murid nya sedikit dibawah ketentuan, bila menyikapi SDN Kramat Sukoharjo 04, ini sangat mungkin untuk digabungkan dengan sekolah terdekat," jelas Kepala Dispendik Kabupaten Jember.

Edi Budi Susilo menambahkan, di jember ada 910 SD yang ada tahun lalu bupati membuat kebijakan ada 2 SD dihapus atau ditutup karena sudah tidak ada peserta didik yang satu SD suci 04 Kecamatan Panti dan SDN Bagon 04 Kecamatan Puger.

SK nya sudah terbit bukan SK penutupannya tetapi dustribusi terkait dengan PNS dan non PNSnya mohon disegerakan dan itu masih dipikirkan oleh BKPSDM dan sebagian gurunya sudah disalurkan ke tempat yang lain.

Kasus SDN Kramat Sukoharjo 04 ini akan diajukan bahkan ini ada prosesnya dan tahapan tahapannya nanti akan dikaji kemudian diusulkan tidak serta merta dititup begitu saja, "Ya harus melalui proses," jelasny . (RF/Eros/edy).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: