"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Wednesday, 23 December 2020

Konvoi Pelepasan Jabatan Kades di Jember Berujung Ke Polisi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Gara-gara Konvoi pelepasan jabatan Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari, kabupaten Jember, pada (14/12/2020) lalu, berujung ke Polisi.

Iring-iringan masa konvoy  saat Pandemi Covid 19 yang digerakkan mantan kades perempuan Naning Roniani disepanjang jalan dari Desa Trisnogambar hingga dirumahnya sambil diiringi musik menggunakan sound System ini dinilai telah melanggar protokol kesehatan (Prokes)

Atas dasar itu, Sekelompok warga dari Gerakan Pemuda dan Tokoh Masyarakat Banjarsari (GPTMB) mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Jember. "Konvoi itu berpotensi menjadi kalster baru covid 19," Ujar Hariyanto kepada sejumlah mesdia, Rabu (23/12/2020).

Hariyanto mengatakan, seharusnya sebagai tokoh (Mantan Kades) memberikan edukasi yang baik kepada warga, bukan sebaliknya. "Saya sangat menyayangkan kejadian konvoi. Apalagi ada salah satu warga Jambisari yang sebelumnya ada yang terpapar covid-19." Terangnya

Hal yang sama disampaikan oleh Maswar, Ia menilai bahwa tindakan itu sangat tidak edukatif dan membahayakan masyarakat. "Atas nama pemuda, saya merasa kecewa ketika ada pemimpin yang justru malah tidak memberikan edukasi kepada masyarakat." katanya.

Ia berharap kepada penegak hukum agar ditindak lanjuti sesuai dengan peraturan." Kami berharap kepada penegak hukum agar ini menjadi perhatian, sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari, khususnya di desa saya ini." Tutupnya.(yond).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: