"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, November 13, 2015

Hujan Deras Disertai Angin Robohkan Rumah Warga Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Hujan deras yang mengguyur Jember Kamis sore, robohkan rumah Krisno, warga Dusun Sidomulyo Desa Sumberrejo Ambulu. Beruntung, rumah dalam keadaan kosong sehingga tak sampai menelan korban.

Menurut penuturan Joyo, adik koban, rumah kakaknya itu ambruk sekitar pukul 16.00 Wib Kamis (12/11). Hujan deras sekitar 10 menit yang disertai angin kencang, membuat rumah yang baru dibangun empat bulan yang lalu tak kuat menahan beban hingga menyebebabkan runtuh.

“Hujannya sangat deras mas, meski hanya sekitar 10 menit, beruntung rumahnya dalam keadaan kosong karena kakak sedang merantau ke Denpasar Bali.”  Demikian kata Joyo, Jum’at (13/11 saat membersihkan puing-puing bangunan rumah kakaknya.

Selain guyuran hujan, Joyo menduga, karena anginnya juga kencang serta banyaknya tumpukan daun jati di genting. Karena, air tak bisa mengalir dengan lancar sehingga menggenangi atap rumah yang membuat beban bangunan semakin berat. “Anginnya juga cukup kencang, karena memang berada di pinggir persawahan,” ujarnya.

Pantauan di tempat kejadian, sejumlah warga terlihat membersihkan puing-puing sisa bangunan paska ambruk. Genting rumah terlihat masih baru, karena warna merahnya masih ketara jelas. “Sebenarnya rumah ini belum selesai dibangun, masih akan dikuliti untuk temboknya,” ucap Muko, adik korban yang lain.

Menurut Muko, kerugian yang diderita kakaknya itu cukup besar, karena sejumlah perabotan rumah tangga serta barang-barang elektronik yang berada di dalam rumah tak bisa diselamatkan. “Lihat saja sendiri, semua hancur karena tertimbun reruntuhan bangunan. Jika dihitung, kerugian diperkirakan sekitar Rp 80 juta,” urainya.

Saat ini, korban dan keluarganya hanya pasrah dengan kejadian yang mereka anggap sebagai musibah tersebut. “Setelah kakaknya dikabari bahwa rumahnya ambruk hujan deras disertai angin kencang , kakak saya menangis. Meski dia juga pasrah karena memang musibah,” pungkas Muko. (ruz)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: