"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 21 Februari 2017

Puluhan Petugas Lapas Se- Jatim Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puluhan petugas Humas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Se Wilayah Provinsi Jawa Timur, Selasa (21/2), mengikuti pelatihan Jurnalistik  yang dipusatkan di salah-satu Hotel kabupaten Jember.

Pelatihan Jurnalistik sehari yang dibuka Kadivpas Jawa Timur, Harun Sulianto ini diikuti 60 perserta, dari 52 UPT Pemasyarakatan 38 Kabupaten / Kota Se Jawa Timur dengan narasumber  Hari Setiawan yang juga sebagai Redaktur Jawa Pos Radar Jember dan Bagus Supriadi wartawan Radar Jember.

“Pelatihan ini dimaksudkan agar para pegawai lapas bisa menjadi humas yang bisa mengkomunikasikan program dan kegiatan positif di lapas. Pasalnya banyak kegiatan dan program yang belum banyak diketahui masyarakat” Kata Kepala Devisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Jawa Timur, Harun Sulianto.

Wartawan pun sebenarnya bebas meliput kegiatan di lapas "Yang tidak boleh, misalnya, proses penegakan hukum, dan peliputan tanpa seijin Kalapas demi menjaga privasi warga binaan serta demi keamanan Wartawan itu sendiri." Ungkap mantan Kalapas Klas IIA Jember ini.

Hal senada disampaikan Kalapas Kelas II A Jember, Tejo Harwanto. Menurutnya, selama ini mungkin hanya laporan bersifat konsumsi pada pimpinan, masyarakat tidak mengetahui, “Kegiatan ini adalah jawaban, maka sebelum menyampaikan melalui media, kami tidak canggung lagi mengadapi para wartawan”. Katanya.

Oleh karenanya diperlukan pembekalan Jurnalistik kaepada para petugas lapas, “Agar kami bisa bekerjasama dengan media, untuk menyampaikan berita giat maupun keterampilan menulis untuk disampaikan pada masyarakat melalui Wartawan.” Jelas Tejo

Harapan serupa juga disampaikan nara sumber, Hari Setiawan, Pelatihan ini dimaksudkan agar pejabat humas LP, bisa menjalin hubungan baik dengan wartawan, Bisa memperlakukan wartawan dengan tepat, memilih dan memilah wartawan yang proposional. “Kita tidak ingin wartawan itu diberlakukan berlebihan dan tidak ingin diberlakukan dengan tidak tepat.” Ungkap Hari

Sementara peserta dari Blitar Eries Sugianto,  bahwa lapas bukanlah tempat yang angker, selebihnya ada apa didalam lapas bisa terekpos media untuk diketahui masyarakat, dengan bekerjasama dengan media bisa dilakukan memberitakan segi positip yang ada di lapas.” Katanya. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: