"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 25 April 2018

Harga Bawang Merah Di Pasar Tradisional Jember Naik


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Harga komoditas bawang merah dipasar tradisional Tanjung Kabupaten Jember  merangkak naik, kenaikan diduga karena kurangnya ketersediakan stok ditingkat pengepul.

Menurut Katiem, salah-seorang pedagang eceran, kenaikan diakibatkan karena gagal panen disejumlah daerah, termasuk petani bawang merah di Jember, akibatnya para pedagang terpaksa mendatangkan bawang merah dari daerah lain, seperti dari Probolinggo dan Banyuwangi Bahkan dari Bali

Menurutnya, sudah sejak dua pekan terakhir mengalami kenaikan, baik bawang merah lokal maupun jenis super. Kenaikan harga komuditas bawang merah ini dipicu oleh berkurang stok bawang merah ditingkat pengepul atau pedagang besar.

“Harga eceran Bawang Merah lokal berkisar 30 ribu hingga 35 ribu rupiah per kilo gram nya, sedangkan bawang merah jenis super mencapai 39 ribu hingga 43 ribu rupiah per kilo gram nya, padahal harga normal bawang merah hanya 25 ribu sampai 30 ribu rupiah per kilo gram nya”, jelasnya. 

Masih jelas Katiem, Sementara itu ditingkat pedagang besar harga bawang merah kualitas  super berkisar  35 ribu hingga 38 ribu rupiah per kilo nya, sedangkan bawang merah lokal harga nya berkisar 27 ribu sampai 30 ribu per kilo gram.

Untuk menjaga stok menurut salah satu dari delapan pedagang grosir Yanto  mengaku pernah minta kiriman dari Bima bahkan Lombok Nusa Tenggara Timur, adapun berkurangnya jumlah stok bawang merah, diakibatkan petani gagal panen yang disebabkan cuaca tidak menentu.

Menurutnya Harga ditentukan stok, jika sedikit, permintaan banyak, harga naik.Kadang sehari bisa bisa menjual 1 Kw lebih, kadang cuma 50 Kg, bahkan hanya laku 25 kilo sehari. “ “Harga grosir super 35 ribu rupiah, harga normal naik turunya berkisar 25 ribu hingga 30 ribu." Pungkasnya. (edw).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: