"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 3 September 2018

Atraksi Bambu Gila Reog Ponorogo di Jember Renggut Satu Korban Jiwa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Atraksi bambu gila dalam pertunjukan Reog Ponorogo Singo Bolang Kertodiharjo yang digelar di Jember pada hari Minggu (2/9/2018) pagi merenggut satu korban jiwa.

Korban yang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) Lapangan Bangsalsari diakhir pertunjukan tersebut bernama Moh. Khoirul Aminuddin, (17) asal Dusun Kedungsuko, Desa /Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Demikian disampaikan  Kapolsek Bangsalsari AKP Putu Adi Kusuma, Senin (3/8/2018).

"Korban dalam kejadian sekitar pukul 17.00 wib itu adalah berasal dari seorang penonton, saat ia mengukuti atraksi bambu gila, atraksi bambu gila merupakan rangkaian pentas Reog Ponorogo dan dilaksanakan pada sesi terakhir." Jelas Kapolsek Bangsalsari

Masih kata Putu Adi Kusuma, Saat atraksi ini berlangsung seorang kru reog bernama Agus Yulianto (35) menawarkan kepada penonton siapa yg mau ikut atraksi bambu gila. “Saat tersebut ada 10 (sepuluh) penonton yg bersedia ikut, salah satunya yang ikut adalah korban”, jelasnya.

Menurut saksi, Atraksi ini sebenarnya trik, tidak ada ilmu, ketika bambu dengan panjang 4 m dipegang secara bersama-sama oleh beberapa orang dan ditarik-tarik saat bersamaan, memang akan terasa berat. "Pada saat itulah koban, tidak kuat menahan dan terjatuh." ungkap Putu Adi Kusuma

Sementara menurut Keluarga korban, bahwa korban mempunyai riwayat jantung lemah, dan saat itu korban diam-diam ikut atraksi tersebut tanpa ijin dari orangtuanya (ibunya) yang ikut juga menonton , dan saudaranya saat dilokasi juga sudah mengingatkan namun tetap memaksa.

Mantan Kasat Intelkam Polres Banyuwangi ini menambahkan, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan ingin jenasah secepatnya dibawa pulang untuk dimakamkan dan menerima dengan ikhlas kematian korban, sehingga membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan outopsi. (edw).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: