"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Thursday, 6 September 2018

Stabilkan Harga Elpiji 3 Kilogram, Pertamina Gelar Pasar Murah di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Stabilkan harga Elpiji 3 Kilogram akibat langkahnya tabung gas  bersubsidi di Jember, Pertamina Kamis. (6/9) siang menggelar pasar murah di sejumlah titik.

Diantaranya di Kecamatan Tegalbesar dan Ajung “Namun permintaan justru normal, karena di Tegalbesar hanya laku 83 tabung, sedangkan di Ajung 58 tabung dari 250 tabung yang tersedia," kata SE Elpiji Rayon VII Wilayah Eks Keresidenan Besuki dan Lumajang (Sekarkijang) M  Ali Akbar Felayati.

Rata-rata kebutuhan Elpiji 3 kg, sebanyak 64.153 tabung per hari, permintaan naik, karena beberapa faktor yang tidak sesuai peruntukannya."Misalnya untuk kegiatan pengairan, peternakan, kegiatan tasyakuran ibadah haji, resepsi pernikahan, dan khitan yang bersamaan perayaan Agustus 2018," tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjutnya, telah dilakukan penambahan 282.040 tabung, naik sebesar 8.295 tabung (13 persen)  per hari di bulan Agustus 2018 dan didistribusikan sejak 1 Agustus 2018 hingga 3 September 2018, serta ada penambahan operasi pasar elpiji pada 4-6 September 2018.

"Kuota yang didistribusikan telah berpotensi melebihi dari alokasi yang disediakan yaitu sebesar 1,1 persen atau 223.000 tabung, sehingga sudah ada tambahan total Hingga 282.040 tabung, belum termasuk tanggal 4-6 September 2018 sebanyak 32.480 tabung," lanjutnya.

Namun saat pasar murah di 19 kecamatan, tidak terjadi antrean signifikan, bahkan terserap hanya 5.168 tabung dari 6.500 tabung atau sekitar 79 persen. "Dengan kata lain, persaingan penjualan terjadi di level pengecer atau spekulan yang memanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Untuk itu Ali mengimbau agar kegiatan-kegiatan yang bukan peruntukannya menggunakan elpiji non subsidi seperti elpiji Biru dan brightgas, serta masyarakat dapat melaporkan ke pemerintah kabupaten atau pihak berwajib, apabila dijumpai penyimpangan penggunaan elpiji subsidi 3 kg.

"Kami berharap agar penggunaan elpiji 3 kg bersubsidi dapat dilakukan secara tepat sasaran kepada masyarakat kurang mampu, serta usaha mikro dengan omset di bawah Rp850.000 per hari sesuai ketentuan UU UMKM nomer 20 tahun 2008," katanya, menambahkan.

Sementara Kepala Disperindag Jember Anas Makruf menyampaikan bahwa pasar murah ini dilakukan lantaran pihaknya mendengar melonjaknya harga gas tabung 3 kg hingga Rp 25.000. Sehingga Pertamina menambah pasokan elpiji dan kegiatan pasar murah elpiji subsidi 3 kilogram dengan harga Rp 16.000.

Pasar murah elpiji tersebut digelar di 19 kecamatan yang tersebar di 28 lokasi yakni Kecamatan Ajung satu lokasi, Ambulu dua lokasi, Bangsalsari satu lokasi, Gumukmas satu lokasi, Jenggawah satu lokasi, Kalisat satu lokasi, dan Kecamatan Kaliwates satu lokasi.

Kemudian Kencong satu lokasi, Mumbulsari satu lokasi, Pakusari satu lokasi, Patrang satu lokasi, Puger dua lokasi, Rambipuji satu lokasi, Silo dua lokasi, Sukowono satu lokasi, Sumbersari dua lokasi, Tanggul dua lokasi, Tempurejo satu lokasi, Umbulsari satu lokasi, dan Kecamatan Wuluhan dua lokasi. (edw).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: