"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 22 November 2018

Khofifah; Kakao Terbaik Di Dunia Itu Produknya di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Gubernur Jatim terpilih, Kofifah Indar Parawansa Kamis (22/11/2018) silaturohmi dengan Jaringan Kiyai Santri Nasional (JKSN) di City Fores Antirogo, Sumbersari, Jember. 

Kedatangan Gubernur terpilih bersama Emil Dardakdi Kota karnaval dunia ini disambut Ketua JKSN Kiyai Rosiki didampingi  Wakil Ketua HM.Arum Sabil  dan ribuan warga dengan mengibarkan bendera kecil merah putih ini dimaksudkan untuk melakukan penanamanbibit  Edel Kakao.  

“Edel kakao  ini adalah jenis kakao terbaik di dunia  dan edel Kakao merupakan salah satu Produk unggulan yang kembangkan Sacien tehno Park Puslit Kakao dan kopi di Jember. "Hari ini kita semua ingin membangun sejarah perluasan produksi kakao di indonesia dengan kwalitas terbaiknya, " Ujar Kofifah

Menurutnya Kakou di Indonesia adalah kakao terbaik di dunia, oleh karena itu ini kesempatan emas, para petani, tidak hanya di jawa timur, tetapi perlu dikembangan petani di Indonesia, dan semua daerah yang di lintasi garis khatulistiwa karena kebutuhan kakao di Indonesia maupun dunia sangat tinggi.

"Menanam Kakao bisa di jadikan Program strategis nasional karena kita masih Import Kakao sebesar 50%  untuk pemenuhan kebutuhan kakou di Indonesia, padahal kakao itu hanya bagus ditanam yang dilintasi garis khatulistiwa artinya Kakao bagus ditanam di Indonesia." pungkasnya.

Pantauan media ini disamping melakukan penanaman bibit kakau, mantan Menteri Sosial  ini jugamelihat  secara dekat cara melakukan kawin suntik Sapi jenis limosin, dan melihat produk unggulan khas Jember, Kopi, Batik dan telor petelur organik.

Dalam kesempatan itu Khofifah, juga memberikan bantuan sapi pada JKSN yang di terima Ketua JKSN Kiyai Rosiki didampingi  Wakil Ketua HM.Arum Sabil,  agar dilakukan peternakan dan penggemukan, dan tidak lupa senam serta nyanyi bersama. (edw). 

Berita Terkait Pertanian

No comments: