"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Sunday, 30 December 2018

Ratusan Atlet Taekwondo Perebutkan Piala KONI Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Cabang Olahraga Taekwondo Jember Minggu (30/12/2018), gelar kejuaraan Taekwondo  memperebutkan Piala Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di GOR Garuda Kaliwates.

Sediktnya 417 atlit ambil bagian dalam kejuaraan ini. “Kegiatan ini untuk mencari bibit unggul untuk kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Timur Juni 2019 mendatang”, kata  Ketua Taekwondo Cabang Jember Rahmad didampingi Ketua KONI Abdul Haris Alvianto SH, panitia, juri, wasit, pelatih dan para atlit Minggu (30/12/2018).  .

Kegiatan ini juga untuk memenuhi kalender kerja organisasi yang dipimpinnya kegiatan ini akan  berakhir sekitar jam 22.00 malam. "Target utamanya menjaring bibit potensial juga merupakan tuntutan organisasi,” terangnya dalam sambutannya didepan ratusan penonton dari pelajar TK, SD, SMP hingga SMA .

Untuk lomba yang dipertandingkan kelas  pra kadet A, pra kadet B, kadet A, kadet B, pemula dan berapa klas lainnya, dengan tujuan untuk pembinaan atlit  jangka pendek dan jangka panjang. "Untuk target tentunya menjadi yang terbaik, kita akan memantau atlit yang akan di turunkan pada Por PROV Jatim nanti”. jelasnya.

Sementara Ketua KONI, Abdul Haris Alvianto SH,  sangat mengapresiasi kegiatan persatuan Taekwondo Jember, yang menggelar kejuaraan perebutan piala KONI 2018 ini. selain itu untuk menjaring atlit potensial dan persiapan menjaring pemain yang terjun di Por PROV Jatim bulan Juni 2019." tandas Alfin.

Alfin berharap semua kegiatan cabor diharapkan melakukan peningkatan kualitas atlitnya, hal itu sesuai keinginan Bupati  Jember, dimana KONI harus mampu meng upgrade seluruh cabor dan membawa Jember  menjadi kota industri atlit seluruh cabang olahraga.

Membeludaknya peserta kejuaraan  taekwondo ini  menunjukkan bahwa kota Jember ini memang gudang dan tempat atlit prestasi . “Anda lihat sendiri para pesertanya juga kebanyakan masih anak anak dari sekolah TK, SD, SMP dan SMA," katanya.

Meskipun anggaran KONI tidak ada namun semangat para cabang olahraga dalam menggelar kejuaraan mandiri cukup tinggi hal ini terbukti dengan gelaran ini, bahkan telah ada beberapa cabang olahraga yang telah menggelar kejuaraan mandiri seperti tenis meja berapa pekan lalu." pungkasnya. (eros/feb).

Berita Terkait Olahraga

No comments: