"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Sunday, 27 January 2019

Mayat Wanita Setengah Telanjang di Pansela Jember Ternyata Korban Pembunuhan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Terbongkar, Penemuan jasad wanita tak berbusana di Pantai Paseban Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember Jawa Timur beberapa hari lalu, ternyata korban pembunuhan.


Tim Cobra Polres Lumajang dan tim Resmob Polres Jember  Jumat, (25/1/2019) lalu berhasil menangkap dalang dibalik kematian wanita yang malang asal Lumajang  tersebut dari dua pelaku pembunuhan tersebut, salah satunya ternyata masih anak dibawah umur dan berstatus Pelajar.

Pelakunya adalah M. Syafii, (24) Swasta, beralamat di Dusun. Krajan II, Rt 21, Rw 6, Ds. Dawuhan Wetan, Kec. Rowokangkung, Kab. Lumajang bersama  dengan inisial M.N.R, (15), Pelajar, beralamat di Dsn. Krajan I, Ds. Dawuhan Wetan, Kec. Rowokangkung, Kab. Lumajang.

Kasus ini bermula dua hari sebelum ditemukan mayat korban, pada tanggal (19/1/2018) tersangka M Syafi’i janjian mengajak  MNR untuk bertemu dengan korban di wilayah Kota Lumajang. hendak bertemu dengan korban untuk berhubungan badan, karena sebelumnya mereka sudah kali keempat berkencan. 

Setelah bertemu, Syafi’i menggonceng korban dengan menggunakan sepeda motor Honda Blade, sedangkan sepeda motor milik korban yakni Yamaha Mio Soul dikendarai oleh M.N.R menuju ke areal makam Sentono (pinggir sungai) Dusun Krajan 2, Desa Dawuhan wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Sesampai di lokasi, Syafi’i langsung bersetubuh dengan korban. Namun setelah selesai, terjadi adu mulut diantara keduanya menurut keterangan tersangka, korban meminta sejumlah uang yang tidak bisa terpenuhi oleh tersangka Syafi’i. 

"Spontan tersangka melakukan penganiayaan dengan pemukulan helm pada bagian kepala dan wajah serta dengan tendangan, setelah korban tidak berdaya, meminta bantuan tersangka MNR untuk membuang korban kedalam sungai, "ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH. Minggu (27/1/2019)

Dalam keadaan panik, mereka berdua melempar tubuh korban ke sungai Bondoyudo Sentono Tebuan,  Dusun. Krajan II, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Aliran sungai ini mengalir kearah pantai paseban, sehingga korban terbawa arus hingga ke Pantai Paseban, Kab Jember.

Tersangka mengaku tidak tahu apakah saat dilemparkan ke sungai, korban dalam keadaan meninggal dunia atau belum. Setelah kejadian tersebut, tersangka mengambil tas milik korban yang berisi perhiasan emas serta sepeda motor milik korban, dan selanjutnya  di jual di wilayah Kabupaten Situbondo.

Lanjut Kapolres Jember AKBP Kusworo bahwa  meninggalnya korban karena tenggelam terseret arus sungai, dari pengakuan pelaku, pembunuhan tersebut tidak di rencanakan dan murni karena emosi seusai cekcok diantara keduanya karena minta uang satu juta rupiah untuk usaha.

Namun polisi tidak langsung percaya, lantaran mereka juga mengambil, Sepeda motor Yamaha Mio Soul milik korban telah dijual seharga dua juta rupiah, di Besuki Situbondo. Pada saat dilakukan penangkapan M SYAFI'i melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan ke kaki kiri. 

Kapolres menyatakan bahwa pengungkapan terhadap kedua pelaku ini berkat kerjasama tim cobra Polres Lumajang dan Buser Polres Jember. “Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 338 pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara..” ujar Kusworo Wibowo. (edw).

Berita Terkait Kriminal

No comments: